Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 10/01/2016 KRAKSAAN – Luas tanam jagung di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2014 lalu mencapai 59.49...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 10/01/2016
Jumlah ini menurun seluas 2.823 hektar dibandingkan dengan luas tanam tahun 2013 yang mencapai 56.675 hektar dan luas panen 69.319 hektar. Sementara target tanamnya mencapai 69.688 hektar.
“Trend luas tanam dan produksi jagung setiap tahun menurun karena petani banyak yang beralih bertanam padi. Hal ini karena infrastruktur jaringan irigasi sudah terbangun dengan bagus. Di samping ketersediaan sumber mata air yang cukup,” ujar Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi.
Meskipun demikian, kata Mahbub, secara total produksi jagung dibandingkan dengan konsumsi selalu surplus. Karena kebutuhan masyarakat terhadap komoditas jagung hanya sedikit. “Surplus jagung digunakan untuk memasok kebutuhan pabrik-pabrik untuk ternak,” jelasnya.
Menurut Mahbub, luas tanam jagung berbanding terbalik dengan luas tanam padi. Jika luas tanam padi meningkat, maka luas tanam jagung akan turun. “Karena luas areal pertanian di Kabupaten Probolinggo tidak akan bertambah. Semoga ke depan, dengan luas tanam yang ada produksinya bisa meningkat dan kembali surplus,” harapnya. (wan/abh)


COMMENTS