Penulis : Wawan Bromo FM Jum'at, 15/01/2016 BANTARAN - Dalam rangka membentengi para pemuda dan masyarakat dari anca...
Penulis : Wawan Bromo FM
Jum'at, 15/01/2016
BANTARAN - Dalam
rangka membentengi para pemuda dan masyarakat dari ancaman paham-paham lain di
luar NU, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor
Kecamatan Bantaran Kabupaten
Probolinggo semakin menggalakkan kegiatan
istighotsah Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor.
Rabu (13/1) malam, istighotsah Majelis Dzikir Rijalul
Ansor ini digelar di Pendopo Kecamatan Bantaran. Kegiatan ini diikuti
sedikitnya oleh 150 orang peserta mulai dari kepala desa dan perangkatnya, Ranting NU
dan Ranting GP Ansor serta tokoh masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan
Bantaran.
Hadir dalam
kegiatan tersebut Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Bantaran Suparman Masykur,
Camat Bantaran Hari Kriswanto, Kapolsek Bantaran AKP Sujianto, Ketua PC GP
Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis serta pengurus dan Ketua PAC GP Ansor
Kecamatan Bantaran Mohammad Kholili.
Dalam
majelis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor ini, para pemuda Ansor bersama
masyarakat membaca istighotsah yang dilanjutkan dengan sholawat dan Rattibul
Haddad. Kegiatan ini diakhiri dengan musyawarah ke-Ansor-an.
Ketua
PAC GP Ansor Kecamatan Bantaran Mohammad Kholili mengatakan
majelis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor ini digelar dengan tujuan untuk
peningkatan ukhuwah an-Nahdliyah dan pengembangan Majelis Dzikir dan sholawat
di Kecamatan Bantaran.
“Majelis
Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor ini dilaksanakan sebagai upaya untuk
mengamalkan dan membentengi para pemuda agar
tetap berpegang teguh kepada aqidah Ahlussunnah
wal Jamaah (Aswaja) serta lebih gemar berdzikir dan membaca sholawat,”
ungkapnya.
Menurut
Kholili, kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemuda
Ansor dalam rangka mempererat ikatan silaturrahim masyarakat di Kecamatan
Bantaran serta memberikan informasi tentang program pemerintah dan keamanan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama
dalam pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.
Sementara
Camat Bantaran Hari Kriswanto dalam sambutannya banyak memberikan informasi
kepada masyarakat tentang program Pemkab Probolinggo yang berkaitan dengan
kesejahteraan ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan pelayanan Ijin Usaha
Mikro dan Menengah (IUMK).
Hal senada
juga disampaikan oleh Kapolsek Bantaran AKP Sujianto. Dalam kesempatan tersebut
Kapolsek meminta agar masyarakat selalu menghindari ajaran-ajaran sesat yang
bertentangan dengan syariat agama dan ketentuan perundang-undangan.
Sedangkan
Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Bantaran Suparman Masykur mengaku sangat
mendukung kegiatan rutin yang dilakukan oleh para pemuda Ansor yang ada di
Kecamatan Bantaran. “Ini merupakan salah satu upaya agar para pemuda memiliki
kegiatan yang positif dan bermanfaat,” katanya. (wan/abh)



COMMENTS