Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 26/12/2015 SUKAPURA - Erupsi Gunung Bromo tidak mempengaruhi peresmian pusat oleh-oleh Bromo di Bromo...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 26/12/2015
SUKAPURA - Erupsi Gunung Bromo tidak mempengaruhi peresmian pusat oleh-oleh Bromo di Bromo Rest Area, Rabu (23/12). Peresmian pusat oleh-oleh Bromo ini dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko.Kedatangan Wabup Timbul dan Hj. Nunung disambut oleh Reog Kabupaten Probolinggo. Peresmian tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Supoyo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) M. Sidik Widjanarko, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Anung Widiarto, Kabag Kominfo Yulius Christian dan Forkopimka Sukapura.
Dengan peresmian pusat oleh-oleh itu, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dekranasda Kabupaten Probolinggo mempunyai tiga pusat oleh-oleh di Kabupaten Probolinggo. Yakni di Rest Area Tongas, Pusat Oleh-oleh Kraksaan dan Bromo Rest Area.
“Bertambahnya pusat oleh-oleh itu diharapkan mampu mempromosikan dan memasarkan produk unggulan UMKM di Kabupaten Probolinggo,” ujar Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko.
Sementara Wabup Timbul Prihanjoko mengatakan, Kabupaten Probolinggo memiliki potensi beragam. Termasuk potensi ekonomi. Tentu potensi itu perlu bimbingan sehingga mampu bersaing dengan serbuan produk asing. “Pusat oleh-oleh ini mampu memberikan wadah promosi bagi UKM,” katanya.
Ditambahkannya, pihaknya melalui Dekranasda terus konsen dengan pengembangan produk UKM. Bukan hanya Dekranasda, ada Dinas Koperasi dan UKM, Disperindag dan Bapemas yang terus konsisten mengawal pengembangan produk UKM.
Namun Wabup Timbul juga berharap, UKM terus bersemangat melakukan inovasi dan pengembangan produk. “Pemerintah dan pihak swasta akan terus berupaya intensif untuk mengembangkan produk UKM,” tegasnya.
Selain itu kata Wabup, pembukaan pusat oleh-oleh di Bromo sangat tepat untuk promosi produk Kabupaten Probolinggo. Sebab, Bromo memiliki potensi wisata yang luar biasa.
“Bila ini digabungkan dengan UMKM, tentu akan memiliki peluang dan daya saing bagi daerah. Sebab, wisatawan bisa dengan mudah mendapatkan produk unggulan daerah,” pungkasnya.
Usai sambutan, Wabup Timbul dan Hj. Nunung didampingi sejumlah Kepala SKPD dan Forkopimka Sukapura meninjau dua stand milik Dekranasda dan stan Pokdarwis Desa se-Kacematan Sukapura. Tinjauan dilanjutkan dengan melaunching Turis Information Center atau E-Kios di lokasi yang sama.
“Jadi selain pengunjung bisa mendapatkan produk khas Kabupaten Probolinggo, juga bisa mendapatkan informasi tentang Bromo. Terutama bagi wisatawan asing,” tandasnya. (wan/abh)


COMMENTS