Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 19/12/2015 KRAKSAAN - Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bertekad menaikkan prod...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 19/12/2015
KRAKSAAN - Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bertekad menaikkan produksi beras. Pasalnya produksi padi pada tahun 2014 dengan luas tanam 60.114 hektare (Ha) mencapai 335.259 ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi ini setara dengan produksi beras 210.341 ton.
Sementara ketersediaan beras mencapai 193.267 ton dan kebutuhan konsumsi mencapai 109.006 ton. Dengan demikian ada surpus (kelebihan) beras sebesar 84.261 ton.
“Saya berterima kasih kepada para petani di Kabupaten Probolinggo yang telah bekerja keras sehingga bisa meningkatkan produksi padi pada tahun 2014 sebesar 5.868 ton GKG. Ini merupakan prestasi seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo,” ungkap Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi.
Mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian (BKP4) Kabupaten Probolinggo ini menegaskan, meskipun Kabupaten Probolinggo surplus beras, tetapi pihaknya akan tetap memprioritaskan pertanian tanaman pangan.
“Surplus beras ini digunakan untuk menopang dan memenuhi kebutuhan beras di Jawa Timur dan nasional. Artinya, Kabupaten Probolinggo mampu membantu kebutuhan beras daerah lain di Indonesia,” jelasnya.
Menurut Mahbub, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para petani padi sawah dalam menggarap lahan dengan maksimal. Apresiasi yang tinggi diberikan kepada para petani padi yang mampu meningkatkan produksi padinya. “Tanpa kerja keras dari petani maka produksi padi sebanyak 335.259 ton GKG sulit dapat dicapai,” terangnya.
Dengan peningkatan produksi padi yang cukup signifikan, kata mantan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Probolinggo ini, Dispertan pada tahun 2015 menargetkan produksi padi sebanyak 358.854 ton GKG.
“Alhamdulillah, hingga Juli 2015 realisasinya sudah mencapai 325.007 ton GKG. Mohon dukungan dan kerja sama semua pihak, termasuk petani agar target ini bisa terealisasi dan Kabupaten Probolinggo bisa kembali surplus beras,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS