Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 26/12/2015 SUKAPURA - Gunung Bromo merupakan salah satu lokasi wisata yang mempunyai daya tarik tingg...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 26/12/2015
SUKAPURA - Gunung Bromo merupakan salah satu lokasi wisata yang mempunyai daya tarik tinggi. Sadar akan potensi itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo pun berusaha mengelola potensi itu agar bisa maksimal. Kepala Disperindag M. Sidik Widjanarko mengatakan, pusat oleh-oleh menyiapkan wadah bagi UKM yang sudah dibina selama ini. Targetnya, momentum Natal dan tahun baru diharapkan mampu mempromosikan produk UKM. “Karena di momentum itu bisanya ramai pengunjung. Ketika dibuka harapannya langsung ramai,” katanya.
Lokasinya menggunakan milik Disbudpar. Disperindag kebagian dua kios dan enam kios lainnya dikelola desa di Kecamatan Sukapura. “Harapannya, pusat oleh-oleh menjadi salah satu pemicu ramainya Bromo Rest Area,” terangnya.
Sidik menjelaskan, industri wisata tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan ekonomi. Karena dalam sapta pesona wisata, harus ada kenangan. Di Bromo wisatawan tidak hanya melihat keindahannya Bromo. Namun, juga harus ada kenangannya. “Dan pusat oleh-oleh Bromo sebagai kenangannya,” urainya.
Nantinya, pusat oleh-oleh Bromo bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk mempromosikan produk khasnya. Misalnya pertanian. ”Bawang prei dikemas yang cantik bisa dijual dan dipromoasikan disini,” lanjutnya.
Pusat oleh-oleh juga memudahkan wisatawan untuk membeli oleh-oleh khas Kabupaten Probolinggo. “Kalau selama ini harus lari-lari karena beli di asongan. Sekarang sudah bisa memilih barang sesuai keinginan,” terangnya.
Agar Bromo Rest Area terus ramai pengunjung, Disperindag bersama Dishub (Dinas Perhubungan) dan Disbudpar akan menata transit kendaraan menuju Bromo. “Nantinya semua transit dilakukan di Bromo Rest Area. Dari Bromo Rest Area pengunjung akan diantar Jip seperti biasanya,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS