Penulis : Dimaz Bromo FM Sabtu, 05/12/2015 SUMBER - Widiningati adalah salah satu bidan desa yang banyak menghabiskan waktunya untu...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Sabtu, 05/12/2015
SUMBER - Widiningati adalah salah satu bidan desa yang banyak menghabiskan waktunya untuk melayani masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, profesi tersebut sudah ia jalani sejak delapan tahun silam. Sehingga tidak heran jika bidan yang bertugas di Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Tukul Kecamatan Sumber ini banyak dikenal masyarakat setempat.“Alhamdulillah saya mengabdi kepada masyarakat Desa Tukul sudah berjalan 8 tahun. Saya laksanakan tugas mulia ini dengan ikhlas untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di bidang kesehatan,” ujar anak bungsu dari dari tiga bersaudara pasangan Sunyoto dan Maryuti ini.
Perempuan kelahiran Kediri, 28 Maret 1980 ini menjelaskan, karirnya dimulai pada tahun 2006 silam. Waktu itu dirinya bersama dengan 25 orang mendaftar sebagai tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Probolinggo. “Kebetulan saat itu yang dibutuhkan sebanyak 50 orang PTT,” jelasnya.
Alumni Akbid Poltekes Surabaya tahun 2004 ini menambahkan, sebelum mendaftar menjadi PTT, dirinya pernah bekerja di rumah sakit bersalin di Kabupaten Kediri. Awalnya dia merasa berat ketika ditugaskan di daerah pegunungan, tetapi lama kelamaan dia merasa nyaman dengan tugas barunya itu.
“Saya banyak belajar dari pengalaman bahwa sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas maka semuanya akan berjalan dengan baik. Intinya jangan buat beban apapun tugas yang dilakukan. Jalani semua itu dengan enjoy dan senang hati,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS