Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 27/12/2015 SUKAPURA - Pergerakan Abu Vulkanis Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo sudah mencapai d...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 27/12/2015
SUKAPURA - Pergerakan Abu Vulkanis Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo sudah mencapai daerah perairan Selat Bali. Pergerakan abu ini terekam oleh Satelit Himawari milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu (26/12) pukul 11.00.Kasi Datin BMKG Wilayah III Juanda Bambang Setiajid mengatakan pergerakan abu vulkanis Gunung Bromo mengarah ke Timur dan Timur Laut. Pada ketinggian 10.000 hingga 15.000 kaki, Satelit Himawari merekam pergerakan abu vulkanis hingga wilayah Kabupaten Situbondo. Bahkan, sempat menyebar antara perairan Selat Madura dan Selat Bali di Barat Laut Pulau Dewata Bali.
Meluasnya pergerakan abu vulkanis itu dipengaruhi oleh kecepatan angin. Dimana, kecepatan angin yang bertiup pada ketinggian 10.000 kaki hingga 15.000 kaki, mempunyai kecepatan antara 20-30 kilometer per jam. “Pergerakan dan sebaran abu vulkanis di daerah tersebut tercatat antara pukul 10.00 hingga pukul 11.00,” ujarnya.
Abu vulkanis yang menyebar pada ketinggian tersebut menurut Bambang, belum mengganggu jalur penerbangan Surabaya - Denpasar dan Surabaya - Lombok. Pasalnya, pesawat komersial yang melewati jalur tersebut terbang pada ketinggian 24.000 kaki. “Tidak mengganggu jalur penerbangan. Setiap perkembangan abu vulkanis dan pergerakan angin, selalu kami koordinasikan dengan otorita penerbangan,” katanya.
Saat ini, gempa tremor Gunung Bromo tercatat antara 3 - 36 milimeter dengan dominan 10 milimeter. Semburan ini berketinggian hingga 1.000 mdpk atau 3.329 mdpl. “Sebaran material ringan dipengaruhi arah dan kecepatan angin. Sementara material berat jatuh di sekitar 5 kilometer dari kawah,” ujar Kepala PVMBG Pos Pantau Gunung Bromo Ahmad Subhan. (maz/abh)


COMMENTS