Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 01/11/2015 DRINGU - Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Mahasiswa Maparesa Universitas Panca Marga...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 01/11/2015
DRINGU - Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Mahasiswa Maparesa Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo memperingati Hari Aids se-Dunia, Selasa (1/12) lalu. Kegiatan yang mengambil tema “Bersama Jauhi HIV/Aids” ini diawali dengan orasi sambil membagikan stiker dan pita merah serta brosur kepada semua mahasiswa.Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut semua mahasiswa diminta untuk berpartisipasi dengan membubuhkan tanda tangan dan cap telapak tangan pada selesai kain panjang. Setelah itu, para pengurus PIK Mahasiswa Maparesa ini membagi kelompok dan masuk ke ruang kelas untuk menyampaikan tentang bahaya HIV/Aids. Sore harinya, kegiatan serupa juga dilakukan kepada masyarakat sekitar kampus.
Dalam peringatan Hari Aids se-Dunia ini, PIK Mahasiswa Maparesa membagikan stiker dan pita merah masing-masing sebanyak 2500 buah. Serta brosur tentang bahaya HIV/Aids yang diperoleh dari KPA Kabupaten Probolinggo.
Ketua PIK Mahasiswa Maparesa UPM Probolinggo Suparman mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan supaya mahasiswa dan masyarakat bisa memahami dan mengerti tentang bahaya HIV/Aids. Sebab selama ini rata-rata masih banyak yang belum mengerti apa HIV/Aids dan bahayanya.
“Melalui aksi ini kami mengharapkan supaya mahasiswa bisa memberikan peran serta secara aktif dalam menurunkan penderita HIV/Aids. Kalau bisa jumlah penderitanya bisa terus berkurang dari tahun ke tahun,” harapnya.
Sementara Kasubbid KB/KR Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Probolinggo Dwi Indah Lestari sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini membuktikan jika mahasiswa bisa bergerak untuk melakukan pencegahan bertambahnya penderita HIV/Aids.
“Walaupun sedikit, tetapi bisa memberikan sumbangsih nyata dalam upaya menurunkan penderita HIV/Aids. Minimal dari mahasiswa bisa menghindari agar tidak sampai terjangkiti penyakit HIV/Aids,” katanya. (wan/abh)


COMMENTS