Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 17/12/2015 KRAKSAAN - Gerak Jalan Tradisional (Getras) Paiton-Probolinggo sudah menjadi salah satu ik...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 17/12/2015
KRAKSAAN - Gerak Jalan Tradisional (Getras) Paiton-Probolinggo sudah menjadi salah satu ikon Kabupaten Probolinggo selama beberapa tahun terakhir. Namun selama 3 tahun terakhir, Getras sudah tidak lagi menyapa masyarakat. Terakhir kali, Getras dilaksanakan pada November 2011 silam. Hal tersebut diakui betul oleh Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Probolinggo Mehdinsareza Wiriarsa.Menurut Reza, tidak diadakannya Getras di tahun 2012, 2013, 2014 serta 2015 karena berbagai alasan. Tahun 2012 misalnya, berbenturan dengan momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sementara tahun 2013-2015 bersamaan dengan perbaikan infrastruktur dan pelebaran jalan raya provinsi.
“Tahun 2013 lalu ada perbaikan jalan raya di Kecamatan Dringu. Untuk 2014 terbentur Musda (Musyawarah Daerah) dan Pileg (Pemilihan Legislatif). Untuk tahun 2015, terbentur perbaikan jalan di Jalan Raya Klaseman dan Jembatan Randu Merak Kecamatan Paiton,” katanya.
Untuk tahun 2016 mendatang jelas Reza, kemungkinan besar Getras Paiton-Probolinggo dengan rute 45 kilometer akan diadakan kembali. Namun, masih menunggu tahapan serta melihat animo masyarakat.
“Kita juga melihat animo masyarakat, karena di Getras tahun 2011 lalu, jumlah peserta menurun dari tahun sebelumnya. Kalau diadakan lagi di tahun 2016, tentunya masyarakat ada rasa kangen yang luar biasa dengan Getras ini,” jelasnya.
Sementara Ketua DPD KNPI Kabupaten Probolinggo Abdul Qomar membenarkan hal tersebut. Berbagai alasan itulah Getras akhirnya tidak dilaksanakan. “Karena ada masukan dari elemen pemuda supaya Getras dihidupkan kembali, maka kemungkinan tahun 2016 akan diadakan lagi. Mungkin ada rasa kangen masyarakat pada Getras,” katanya.
Untuk itu jelas Qomar, pada Sabtu (26/12) mendatang, KNPI akan mengadakan refleksi akhir tahun 2015 yang akan dihadiri 300 pemuda tingkat kecamatan serta Organisasi Kepemudaan (OKP) dari berbagai kelompok.
“Salah satu agendanya adalah menampung aspirasi dan animo pemuda terkait rencana akan dihidupkannya kembali kegiatan Getras Paiton-Probolinggo,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS