Penulis : Wawan Bromo FM Senin, 01/12/2015 DRINGU - Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-44, HUT Pe...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin, 01/12/2015
Selain diikuti oleh oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo berseragam Korpri lengkap, upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu juga diikuti oleh anggota PGRI dan puluhan pelajar.
Asisten Tata Praja Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H Ahmad Hasyim Ashari bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara yang dihadiri oleh segenap Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Probolinggo ini.
Dalam sambutannya Ahmad Hasyim Ashari menekankan pentingnya reformasi birokrasi di tubuh Korpri. Terutama pada pelayanan publik yang menyangkut sektor birokrasi yang tidak berbelit-belit, lama dan mahal.
“Dengan momentum ini, saya harapkan adanya penataan birokrasi yang sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) serta sesuai dengan jalur yang ada agar kepuasan masyarakat terpenuhi dan merubah stigma negatif pada birokrat yang ada selama ini,” ujarnya.
Hasyim mengharapkan agar stigma negatif terkait pelayanan yang menyulitkan tidak lagi terjadi. “Jadi, pelayanan birokrasi tidak lagi menakutkan bagi masyarakat dengan proses yang cepat, fleksibel dan murah,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Probolinggo menyerahkan penghargaan bagi peraih juara pada kejuaraan anggar antar pelajar Provinsi Jawa Timur tahun 2015. Serta penghargaan kepada Teguh Wicaksono atas prestasinya meraih juara II pada Kompetisi Keterampilan Instruktur Bidang Kejuruan Listrik Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2015.
Diserahkan pula piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada 2 koperasi dengan pengelolaan terbaik. Yakni KSU CV Amanah Kecamatan Tongas sebagai koperasi terbaik II SSP/USP koperasi skala Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Jawa Timur dan KPRI Prastiwi sebagai terbaik V usaha simpan pinjam KPRI tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2015.
Pemkab juga menyerahkan bantuan kacamata dan tas sekolah kepada 600 siswa tidak mampu tingkat SD, SMP, SMA dan SMK. Kacamata diberikan kepada siswa yang mengalami kendala penglihatan. Total anggaran untuk pembelian kacamata dan tas sekolah ini senilai Rp 80 juta. Rinciannya, Rp 60 juta untuk belanja tas dan kelengkapannya serta Rp 20 juta untuk pembelian kacamata. (wan/abh)


COMMENTS