Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 31/12/2015 PAKUNIRAN - Sungai Pancar Glagas di Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran Kabupaten Pro...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 31/12/2015
Kamis, 31/12/2015
PAKUNIRAN - Sungai Pancar Glagas di Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo beberapa tahun lalu sempat diterjang banjir bandang. Namun kali ini, sungai yang merupakan aliran air dari Gunung Argopuro ini justru menjadi tempat wisata pemandian oleh warga sekitar. Jembatan ini adalah jembatan terpanjang di Probolinggo.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo langsung melakukan perbaikan dan pembangunan Sungai ‘Pancar Glagas’ tersebut. Termasuk membangun plengsengan di areal sungai jembatan terpanjang ini. Pasalnya, sungai yang berada di bawah jembatan itu menjadi tempat wisata baru bagi masyarakat.
Banyak masyarakat yang datang untuk mengisi waktu libur mereka dengan mandi di sungai tersebut. Sebab, selain aliran airnya tidak deras, ternyata air sungai itu tampak bening. Sehingga, masyarakat yang datang pun menjadi tertarik untuk mandi. Apalagi, mandi di sungai itu gratis. Kecuali bagi pengunjung yang ingin menikmati dengan menggunakan ban pelampung, harus membayar sewa ban tersebut.
Indra Jaya (37) pengunjung asal Paiton, mengaku sengaja datang ke wisata baru dan gratis tersebut. Mengingat, dirinya sudah beberapa pekan terakhir mendengar soal tempat pemandian baru di bawah jembatan tersebut. Kebetulan dirinya bersama keluarga baru sempat berkunjung saat libur panjang hari Natal dan Tahun Baru 2016.
”Lumayan bagus sekelas wisata gratis dan bisa dijadikan tempat tujuan wisata baru untuk mengisi liburan dan menikmati pemandian di sungai bawah jembatan,” katanya, Kamis (31/12).
Indra mengungkapkan, banyak masyarakat yang datang untuk mandi dan berkumpul mengisi liburan. Tetapi, pengunjung yang datang baru masyarakat asal Pakuniran dan sekitarnya saja. “Kalau pengunjung dari luar daerah, kayaknya belum ada. Karena wisata ini baru dan hanya pemandian alam di sungai. Tapi, pengunjung yang datang tetap lumayan banyak,” terangnya.
Sementara Camat Pakuniran Munaris mengungkapkan, sebelumnya tidak ada niatan untuk menjadikan pamandian sungai Pancar Glagas sebagai tujuan wisata. Hanya saja masyarakat sendiri yang menilai kalau pemandangan dan genangan air dibawah jembatan itu layak untuk dijadikan pemandian.
”Kami tetap mendukung saja, selama itu tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan dan membahayakan. Saya kira itu bagus dijadikan sebagai tujuan wisata baru di Kabupaten Probolinggo,” katanya. (maz/abh)



COMMENTS