Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 19/12/2015 KRAKSAAN – Untuk meningkatkan produksi kopi, Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 19/12/2015
KRAKSAAN – Untuk meningkatkan produksi kopi, Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Probolinggo membuat sejumlah terobosan. Salah satunya menggandeng Perhutani untuk memanfaatkan bawah tegakan tanaman untuk bertanam kopi.
”Pemanfaatan bawah tegakan ini hanya bisa dilakukan untuk kopi jenis Arabika. Kebetulan pihak Perhutani sudah setuju asalkan kopi Arabika. Sebab kopi jenis ini tidak merusak tanaman lain sehingga tidak merugikan tanaman milik Perhutani,” ungkap Kepala Disbunhut Kabupaten Probolinggo Raharjo.
Untuk pemanfaatan lahan Perhutani ini, kata Raharjo, Disbunhut sudah menyiapkan sedikitnya 300.000 bibit kopi Arabika. Untuk pemanfaatan bawah tegakan ini per hektarnya membutuhkan sekitar 1.600 bibit dengan jarak tanam 2,5 x 2,5 meter.
”Pemanfaatan bawah tegakan ini akan dilakukan di Kecamatan Sumber dan Sukapura. Karena ketinggian di sana sudah memenuhi syarat penanaman kopi Arabika,” tegasnya.
Menurut Raharjo, pemanfaatan bawah tegakan ini bisa menguntungkan kedua belah pihak, baik petani maupun Perhutani. Pasalnya, nantinya ada pembagian hasil dengan presentase 70% untuk petani, 25% untuk Perhutani dan 5% untuk LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan).
“Dengan pemanfaatan bahwa tegakan ini, petani yang tidak mempunyai lahan bisa memiliki garapan. Sisi lain, Perhutani tanamannya akan aman karena dijaga oleh petani, selain memperoleh penghasilan dari sistem bagi hasil,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS