Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 29/12/2015 KRAKSAAN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo menyelenggarak...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 29/12/2015
Selasa, 29/12/2015
KRAKSAAN – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan kegiatan refleksi akhir tahun 2015, Senin (28/12) malam di GOR Sasana Krida Kota Kraksaan. Kegiatan ini digelar sebagai wahana evaluasi berbagai kebijakan yang berhubungan dengan pemuda.
Dari acara refleksi akhir tahun ini diharapkan para pemuda dari berbagai macam organisasi kepemudaan (OKP) yang ada di Kabupaten Probolinggo mampu merumuskan suatu keluaran berupa masukan bagi kebijakan dan langkah-langkah strategis pemberdayaan para pemuda di tahun mendatang.
Kegiatan ini dihadiri oleh 450 tamu undangan yang berasal dari perwakilan belasan OKP yang ada di Kabupaten Probolinggo antara lain GP Ansor, IPNU, IPPNU, Fatayat, PMII, PHDI dan BEM Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo.
Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala SKPD dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo
Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Probolinggo Mehdinsareza Wiriarsa menyampaikan harapan KNPI Kabupaten Probolinggo yang tersirat dari acara refleksi akhir tahun 2015 ini adalah terwujudnya koordinasi dan sinergitas dalam pemberdayaan pemuda di Kabupaten Probolinggo. “Dan yang terpenting, KNPI berupaya merevitalisasi peran pemuda dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si sangat mengapresiasi kegiatan refleksi akhir tahun ini. “Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus mampu menyikapi dan berperan aktif dalam pembangunan daerah tempat dia tinggal. Selain itu memberikan masukan serta mengkritisi apabila ada hal yang tidak sesuai, tentu saja kritik tersebut bersifat membangun,” ujarnya.
Acara yang juga diselingi dengan sesi tanya jawab ini berjalan menarik dan disambut antusias oleh perwakilan dari masing-masing OKP. Semisal yang disampaikan oleh BEM UPM Probolinggo yang dalam kesempatannya menyampaikan rentetan prestasi yang diraih oleh mahasiswa UPM asal Kabupaten Probolinggo yang mampu berbicara banyak di pentas nasional khususnya dibidang seni.
Maka dari itu BEM UPM Probolinggo menyampaikan permintaannya kepada para pemuda agar difasilitasi berupa sanggar seni yang representatif di Kabupaten Probolinggo. Permintaan tersebut langsung ditanggapi oleh Hasan Aminuddin. Menurutnya, untuk sementara ini gedung kesenian belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat dan kedepan memang sudah ada rencana untuk kearah sana.
“Manfaatkan saja gedung pertemuan di gedung Eks Pemkab Probolinggo di Dringu. Untuk sementara waktu saya rasa disana cukup dijadikan sebagai sarana sanggar kegiatan kesenian yang dibutuhkan,” ujarnya.
Di penghujung acara turut ditampilkan hiburan berupa musik gambus dari grup Suara Hati Kabupaten Probolinggo sebagai hiburan yang disajikan kepada seluruh tamu undangan. (wan/abh)


COMMENTS