Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 20/12/2015 DRINGU - Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dringu Kab...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 20/12/2015
DRINGU - Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Minggu (20/12) menempatkan duet Kiai Khomisun Basofi dan Sugito untuk memimpin MWCNU Kecamatan Dringu masa khidmat 2015-2020.
Dalam konferensi yang digelar di Pondok Pesantren Zahrotul Islam Desa Tegalrejo Kecamatan Dringu tersebut, Kiai Khomisun Basofi terpilih sebagai Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Dringu secara aklamasi melalui proses musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).
Dimana Tim Ahwa ini terdiri dari 5 orang. Yakni, KH. Mas Hasani Ghozali, Kiai Muslim Abdul Qodim, Kiai Jakfar Shodiq, Kiai Asyiqin dan Kiai Khomisun Basofi. Tim ini diketuai oleh KH. Masa Hasani Ghozali dan Sekretaris Kiai Muslim Abdul Qodim.
Sementara Sugito terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Dringu. Dalam tahap pencalonan, ada tiga calon yang maju meliputi Sugito memperoleh 11 suara, Sugianto memperoleh 1 suara dan H. Moh. Amnan memperoleh 5 suara.
“Sesuai tata tertib batas minimal dukungan 5 suara. Karena yang memenuhi kriteria dukungan hanya Sugito, maka otomatis secara aklamasi ditetapkan sebagai ketua setelah mendapat persetujuan Rais Syuriyah terpilih,” kata Sekretaris PCNU Kabupaten Probolinggo Khairul Ishaq saat memimpin sidang bersama Habibullah Maksum.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Abdul Hadi menyampaikan bahwa semua MWCNU akan diupayakan badan usaha untuk kemandirian organisasi berupa outlet atau bedak yang ada di pasar di kecamatan masing-masing.
“Semua ini dilakukan agar nantinya MWCNU bisa berdaya guna dan berhasil guna, sehingga pada saat akan menjalankan program organisasi sudah tidak usah berpikir masalah dana,” ujarnya.
Kiai Abdul Hadi juga bercerita bahwa PCNU juga mempunyai badan usaha organisasi yang tujuannya adalah untuk membiayai semua kegiatan organisasi termasuk memberikan subsidi kepada MWCNU agar kegiatannya bisa berjalan dengan baik
“Saya berpesan jangan sekali-kali pengurus MWCNU menggunakan dana organisasi untuk keperluan di luar organisasi karena hal itu akan menghilangkan kewibawaan pengurus itu sendiri. Pengurus harus secara ikhlas berkhidmat pada NU,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo Bambang Lasmoni memberikan kuis kepada hadirin agar menjawab pertanyaan seputar masalah ke-NU-an dan kenegaraan. Dimana bagi yang menjawab dengan benar mendapatkan amplop yang sudah berisi sejumlah uang. “Kuis ini bertujuan agar memberikan rangsangan kepada Nahdliyin agar mempunyai pengetahuan tentang ke-NU-an dan kenegaraan,” katanya.
Konferensi MWCNU Kecamatan Dringu ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi didampingi sejumlah Wakil Ketua Tanfidziyah (Habibullah Maksum, H. Santiyono dan Bambang Lasmono), Sekretaris Khairul Ishaq, Wakil Bendahara H Santoso, jajaran Syuriyah KH Zainullah Ghozali, Ketua Aswaja Center NU Kabupaten Probolinggo Teguh Mahameru dan Ketua Lesbumi NU Kabupaten Probolinggo Kiai Kholik Amir. (wan/abh)



COMMENTS