Penulis : Wawan Bromo FM Senin 21/12/2015 DRINGU – Dalam rangka menyongsong Hari Jadi Kota Kraksaan ke-6, Pemerintah Kabupaten (Pe...
Penulis : Wawan Bromo FM
Senin 21/12/2015
Festival yang diikuti oleh 480 orang peserta yang tergabung dalam 48 grup ini dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Asy’ari. Pembukaan ini dihadiri oleh Kepala Kanpora Kabupaten Probolinggo Syafi’uddin dan para pengurus PC GP Ansor Kota Kraksaan.
Dalam sambutannya Asy’ari mengungkapkan hadrah merupakan kesenian khas Indonesia. Meskipun di daerah lain juga ada, tetapi jumlahnya tidak sebanyak di Indonesia. Sebab kesenian hadrah ini ada di setiap desa.
“Kita harus terus mengupayakan agar seni hadrah bias berkembang terus di masyarakat. Kalau tidak melakukan pembinaan sebagai upaya pelestarian, maka tidak menutup kemungkinan hadrah ini akan hilang. Padahal ini adalah warisan dari leluhur kita, para alim ulama,” ujarnya.
Menurut Asy’ari, ke depan tantangan generasi muda semakin berat dan komplek. Oleh karenanya, generasi muda perlu diarahkan dan dibimbing sehingga menjadi generasi yang cerdas dan mencintai Rasulullah SAW.
“Di luar sana banyak generasi muda yang menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang negatif. Mulai dari minuman keras, pergaulan bebas dan HIV/AIDS. Jika sudah demikian, maka masa depannya tidak bias diharapkan lagi,” jelasnya.
Asy’ari mengharapkan agar para pemuda memupuk kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW dan alim ulama agar nantinya menjadi manusia yang bermanfaat di dunia dan akhirat.
“Hadrah ini merupakan salah satu kesenian yang bernafaskan Islam. Oleh karena itu, saya meminta kepada generasi muda untuk membiasakan membaca Sholawat sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” pungkasnya.
Sementara Kasi Pengembangan Kepemudaan Kanpora Kabupaten Probolinggo Jadjid mengatakan bahwa Festival Hadrah Al Banjari ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda dalam mengembangkan kreativitas dibidang kesenian, khususnya seni hadrah agar muncul pemuda-pemuda kreatif. (wan/abh)


COMMENTS