Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 03/12/2015 SUMBERASIH – Bidan sebagai petugas pelayanan kesehatan memberikan kontribusi pelayanan y...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 03/12/2015
SUMBERASIH – Bidan sebagai petugas pelayanan kesehatan memberikan kontribusi pelayanan yang optimal kepada masyarakat yang mempunyai peran penting dalam program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).Hal tersebut diutarakan Amalia Ramista, perempuan kelahiran Probolinggo, 17 Februari 1981 yang berprofesi sebagai seorang bidan di Puskesmas Sumberasih. Menurutnya, seorang bidan harus siap tanggap dan cepat dalam melayani ibu hamil maupun ibu melahirkan.
“Bidan harus selalu hadir dan tidak kenal waktu membantu melayani masyarakat ibu hamil saat melaksanakan persalinan dan mengutamakan keselamatan kondisi para ibu-ibu yang akan melahirkan,” ujarnya.
Putri pasangan Ramli Kawaru dan Baby Rubiati ini menjelaskan, seorang bidan harus bekerja dengan profesional mengetahui watak bagi setiap pasien, dihadapi dengan sikap yang terbuka, ramah dan jauh dari segala prasangka. “Di samping itu memberikan pelayanan yang baik berupa pemahaman atau penjelasan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.
Alumnus SMAN 1 Probolinggo ini menegaskan, bidan harus terus mengabdikan kemampuannya dengan bekerja secara ikhlas dan penuh tanggung jawab demi kesehatan ibu dan anak, memberi semangat bagi pasien, membesarkan hati dan mendampingi serta menolong ibu melahirkan sampai merawat bayinya dengan baik.
“Bidan yang baik adalah bidan yang bisa melaksanakan tugasnya dalam melayani kesehatan didasari dengan pengabdian, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Hal ini merupakan modal utama yang harus dimiliki untuk menjadi bidan yang profesional. Dengan hasil kerja yang baik akan mendapatkan tanggapan yang baik juga di mata masyarakat,” tegasnya.
Perempuan yang pernah bertugas sebagai bidan Desa Wringinanom Kecamatan Kuripan ini menambahkan, saat ini para ibu hamil maupun ibu melahirkan sudah banyak yang mengerti dan sadar tentang manfaat dan pentingnya melaksanakan masa persalinannya ditangani paramedis. “Masa persalinan yang dilakukan paramedis tentunya dapat mengurangi tingkat angka kematian bagi ibu melahirkan dan balita,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS