Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 09/12/2015 SUKAPURA - Dari pengamatan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) pusat melalui...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 09/12/2015
SUKAPURA - Dari pengamatan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) pusat melalui pos pantau Gunung Bromo di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, aktivitas Gunung Bromo saat ini terpantau mulai erupsi.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala PVMBG pos pantau Gunung Bromo Achmad Subhan, Selasa (8/12). Dari pengamatan itu terpantau semburan asap dan abu vulkanik dengan radius 9 sampai 11 kilometer dari dalam kawah gunung Bromo.
Kondisi gunung Bromo saat ini kata Subhan, menurut teori bisa dikatakan erupsi, karena kondisinya sekarang ada material kasar berupa abu yang keluar dari kawah alias dari pusat erupsi.
“Untuk gempa tremor mencapai 3 hingga 20 milimeter dan dominan 6 milimeter, dengan ketinggian asap mencapai 200-300 meter, tekanan sedang kuat dan aktivitas cenderung meningkat,” katanya.
Sementara lanjut Subhan menurut saksi sejarah, pada tahun 2010 lalu adalah bencana Gunung Bromo dalam kategori terbesar. Karena pada 2010 itu sangat komplit. Ada erupsi freatik, prakmatik dan stromboliyan yaitu batu pijar yang keluar dari kawah.
“Tahun ini masih kalah dengan tahun 2010 lalu. Namun, tahun ini aktivitasnya terus mengalami peningkatan. Bisa-bisa ini akan bertambah besar, sesuai pengamatan kami. Namun, kami berharap aktivitasnya tidak akan terus cenderung meningkat,” pungkasnya. (maz/abh)
Rabu, 09/12/2015
SUKAPURA - Dari pengamatan Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) pusat melalui pos pantau Gunung Bromo di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura, aktivitas Gunung Bromo saat ini terpantau mulai erupsi.Pernyataan tersebut disampaikan Kepala PVMBG pos pantau Gunung Bromo Achmad Subhan, Selasa (8/12). Dari pengamatan itu terpantau semburan asap dan abu vulkanik dengan radius 9 sampai 11 kilometer dari dalam kawah gunung Bromo.
Kondisi gunung Bromo saat ini kata Subhan, menurut teori bisa dikatakan erupsi, karena kondisinya sekarang ada material kasar berupa abu yang keluar dari kawah alias dari pusat erupsi.
“Untuk gempa tremor mencapai 3 hingga 20 milimeter dan dominan 6 milimeter, dengan ketinggian asap mencapai 200-300 meter, tekanan sedang kuat dan aktivitas cenderung meningkat,” katanya.
Sementara lanjut Subhan menurut saksi sejarah, pada tahun 2010 lalu adalah bencana Gunung Bromo dalam kategori terbesar. Karena pada 2010 itu sangat komplit. Ada erupsi freatik, prakmatik dan stromboliyan yaitu batu pijar yang keluar dari kawah.
“Tahun ini masih kalah dengan tahun 2010 lalu. Namun, tahun ini aktivitasnya terus mengalami peningkatan. Bisa-bisa ini akan bertambah besar, sesuai pengamatan kami. Namun, kami berharap aktivitasnya tidak akan terus cenderung meningkat,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS