Penulis : Dimaz Bromo FM Senin 21/12/2015 KRAKSAAN – Honor untuk Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupate...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin 21/12/2015
KRAKSAAN – Honor untuk Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Probolinggo diupayakan ada kenaikan pada tahun depan. Pasalnya, honor para GTT/PTT saat ini dinilai masih belum cukup menjamin kesejahteraan.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda. “Memang ada rencana kenaikan honor GTT/PTT di bawah naungan Dispendik. Tapi itu masih kami upayakan,” katanya.
Berdasarkan data Dispendik Kabupaten Probolinggo, jumlah GTT/PTT dari tingkat SD hingga ke SMA/SMK berjumlah Rp 3.741 orang. Tahun 2015 ini mereka mendapatkan honor Rp 425 ribu per orang. Itu berlaku flat, untuk tingkat SD hingga tingkat SMA/SMK. “Untuk honor para GTT/PTT itu, tahun ini Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo mengalokasikan anggaran Rp 11,3 miliar,” jelasnya.
Untuk mendapatkan honornya jelas Syamsul Huda, para guru honorer harus melengkapi persyaratan. Di antaranya harus memenuhi jam mengajar minimal 24 jam yang berada di data pokok tenaga pendidik (dapodik) dan mempunyai SK dari Kepala Sekolah. “Jadi persyaratan untuk mendapatkan itu tidak sulit,” jelasnya.
Salah seorang guru honorer asal Kecamatan Banyuanyar M Jufri mengatakan sangat setuju dengan rencana kenaikan tersebut. Sebab menurutnya, honor para GTT/PTT selama ini relatif tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.
Hal senada dikatakan Agus Riyanto asal Kecamatan Bantaran. Guru di salah satu sekolah di Kecamatan Kuripan ini sangat mengukung kebijakan menaikkan honor para GTT/PTT tersebut. (maz/abh)


COMMENTS