Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu, 27/12/2015 GENDIG - Sebagai mahasiswi Stikes Hafshawaty, Dwi Yusro Liana harus tinggal di lingkungan...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu, 27/12/2015
GENDIG - Sebagai mahasiswi Stikes Hafshawaty, Dwi Yusro Liana harus tinggal di lingkungan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan. Kegiatan yang harus diikutinya cukup padat. Pagi dan sore kuliah, sementara malam hari harus ikut kegiatan pondok. Meski melelahkan, tapi Dwi cukup menikmatinya.“Inilah manfaat kuliah disini. Kegiatan di pondok tujuannya untuk pengembangan akademik. Terus terang saya mulai menikmatinya,” kata gadis asal Desa Pikatan Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo ini.
Anak bungsu ini mengungkapkan, aturan ketat pondok pesantren sempat membuatnya mengalami kesulitan beradaptasi. Kendati demikian, hal tersebut diyakini Dwi akan memunculkan dampak positif untuk masa akan datang.
“Karena kegiatan ini tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan dari kuliah. Tapi juga mendapatkan ilmu agama. Dengan kata lain, akademik dapat, ilmu agama juga dapat. Sehingga dapatnya menjadi dobel,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS