Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 06/12/2015 KRUCIL – Cengkeh jenis Zanzibar menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Pr...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 06/12/2015
KRUCIL – Cengkeh jenis Zanzibar menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Probolinggo yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani. Kegunaan cengkeh ini cukup banyak di antaranya, bahan campuran bumbu makanan, bahan baku minyak cengkeh dan juga campuran rokok kretek. Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Probolinggo Raharjo melalui Kasi Produksi Evi Rosellawati mengatakan, total area tanaman cengkeh di Kabupaten Probolinggo mencapai 745 hektar. Hanya saja yang potensial 660 hektar, tersebar di Kecamatan Krucil, Lumbang, Kuripan, Sukapura, Sumber dan Tiris.
“Dari total area itu, tanaman cengkeh yang sudah menghasilkan mencapai 392 hektar. Sementara 85 hektar masih belum dikembangkan. Produksi rata-rata mencapai 200 hingga 300 kilogram per hektar. Di mana harganya mencapai Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram,” ujarnya.
Menurut Evi, di Kabupaten Probolinggo potensi sumber daya alam sangat bagus. Hanya saja untuk kreativitas petani dalam mengoptimalkan lahannya harus ditingkatkan. “Biasanya setelah umur 5 tahun, tanaman cengkeh berbunga. Bunganya terjadi setiap setahun sekali. Kalau bagus, rata-rata per pohon bisa memproduksi sebanyak 75 kilogram bunga basah. Jika dikeringkan bisa mencapai 25 kilogram,” jelasnya.
Untuk menghasilkan cengkeh yang bagus, maka petani harus memperhatikan jarak tanam antar pohon. Sesuai anjuran, tanaman cengkeh harus ditanam minimal dengan jarak sekitar 8 x 8 meter antar pohon. Dengan demikian pohon cengkeh akan tumbuh dengan baik.
“Biasanya kalau asal bibitnya sudah bagus, maka hasilnya juga akan bagus. Ciri bunga yang baik untuk dipetik adalah sewaktu bunga belum mekar. Jika sudah mekar, maka kualitasnya akan berkurang,” terangnya.
Demi meningkatkan produktivitas tanaman cengkeh, jelas Evi, Disbunhut telah memberikan bantuan bibit cengkeh, pengembangan tanaman cengkeh, kegiatan pengembangan on farm, bantuan sarana produksi bibit cengkeh dan pengusulan calon penghasil tinggi untuk mencari sumber benih unggul lokal. (wan/abh)


COMMENTS