Penulis : Wawan Bromo FM Sabtu, 05/11/2015 eBANTARAN – Memasuki awal bulan Desember 2015, harga cabe merah besar dan bawang merah d...
Penulis : Wawan Bromo FM
Sabtu, 05/11/2015
eBANTARAN – Memasuki awal bulan Desember 2015, harga cabe merah besar dan bawang merah di Pasar Leces, Dringu, Patalan dan Bantaran naik. Cabe merah besar naik hingga 13,1% dari Rp 10.163/kg menjadi Rp 11.700/kg. Sementara bawang merah naik 3,9% dari Rp 14.300/kg menjadi Rp 14.875/kg.Komoditas lain yang harganya naik diantaranya bawang putih dari Rp 19.150/kg menjadi Rp 19.325/kg (0,9%), tomat dari Rp 2.663/kg menjadi Rp 2.700/kg (1,4%), wortel dari Rp 11.400/kg menjadi Rp 11.938/kg (4,5%), kentang dari Rp 8.000/kg menjadi Rp 8.663/kg (7,7%), kacang tanah dari Rp 20.938/kg menjadi Rp 20.950/kg (0,1%) dan kacang hijau dari Rp 17.838/kg menjadi Rp 19.075/kg (6,5%).
Selanjutnya, kedelai dari Rp 9.588/kg menjadi Rp 9.875/kg (2,9%), beras Ir 64 dari Rp 9.438/kg menjadi Rp 9.513/kg (0,8%), gula pasir dalam negeri dari Rp 11.088/kg menjadi Rp 11.475/kg (3,4%), daging sapi dari Rp 93.392/kg menjadi Rp 94.433/kg (1,1%), daging ayam broiler dari Rp 29.588/kg menjadi Rp 30.000/kg (1,4%) dan jagung pipilan dari Rp 4.125/kg menjadi Rp 4.375/kg (5,7%).
Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan, minggu ini rata-rata harga komoditas mengalami kenaikan harga. Yakni, gula pasir, cabe merah besar, bawang merah, kentang dan kacang hijau. “Kenaikan harga ini diakibatkan komoditi tersebut permintaan konsumen meningkat dan hasil panen petani menurun,” ujarnya.
Sisi lain sejumlah komoditas bahan pokok dan bahan penting lainnya turun. Penurunan harga terjadi pada komoditas minyak goreng Bimoli 2 lt dari Rp 23.113/btl menjadi Rp 23.025/btl (0,4%), minyak goreng curah dari Rp 8.838/kg menjadi Rp 8.500/kg (4,0%), telor ayam broiler dari Rp 19.825/kg menjadi Rp 19.725/kg (0,5%) dan cabe rawit dari Rp 14.575/kg menjadi Rp 12.938/kg (12,7%).
“Penurunan harga terjadi pada minyak goreng, telor ayam broiler dan cabe rawit. Penurunan harga ini dikarenakan komoditi tersebut persediaan di pasar mencukupi dan permintaan konsumen stabil,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS