Penulis : Dimaz Bromo FM Selasa, 17 November 2015 KRAKSAAN - Membaca seharusnya menjadi syarat penting bagi seorang aktivis mahas...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Selasa, 17 November 2015
KRAKSAAN - Membaca seharusnya menjadi syarat penting bagi seorang aktivis mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuannya. Karenanya, hal itu benar-benar diterapkan Ifa Zainatul Maghfiroh, mahasiswi Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (Inzah) Kraksaan ini. Semua jenis bacaan ia lahap tiap hari. “Novel, koran, buku, majalah. Apapun yang bisa dibaca, saya baca,” ungkap Ifa.
Bagi Ifa, membaca punya arti yang sangat luas. Selain menambah wawasan, membaca juga menjadi pintu informasi paling efektif. “Membaca justru membuat ingatan kita makin kuat,” katanya.
Menurut perempuan kelahiran 9 September 1993 ini, kebiasaan membaca sudah dilakukannya sejak duduk di bangku SD. “Mulai kecil sudah diajari terbiasa membaca oleh keluarga. Meski awalnya tidak mengerti maksudnya, lama kelamaan membaca akan membuat ketagihan. Maksud dari sebuah tulisan pun akan mudah dipahami,” jelasnya.
Meski semua jenis bacaan dilahap, namun Ifa punya kecenderungan membaca novel dan koran. “Novel isinya menyentuh perasaan, kalau koran membuat kita tahu perkembangan informasi terkini,” pungkasnya. (maz/abh)
Bagi Ifa, membaca punya arti yang sangat luas. Selain menambah wawasan, membaca juga menjadi pintu informasi paling efektif. “Membaca justru membuat ingatan kita makin kuat,” katanya.
Menurut perempuan kelahiran 9 September 1993 ini, kebiasaan membaca sudah dilakukannya sejak duduk di bangku SD. “Mulai kecil sudah diajari terbiasa membaca oleh keluarga. Meski awalnya tidak mengerti maksudnya, lama kelamaan membaca akan membuat ketagihan. Maksud dari sebuah tulisan pun akan mudah dipahami,” jelasnya.
Meski semua jenis bacaan dilahap, namun Ifa punya kecenderungan membaca novel dan koran. “Novel isinya menyentuh perasaan, kalau koran membuat kita tahu perkembangan informasi terkini,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS