Penulis : Dimaz Bromo FM Jum'at, 20/11/2015 KRAKSAAN - Menjadi penjaga toko, bisa jadi lebih banyak menghabiskan waktu dengan m...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jum'at, 20/11/2015
KRAKSAAN - Menjadi penjaga toko, bisa jadi lebih banyak menghabiskan waktu dengan menunggu. Menunggu datangnya pembeli atau pemasok barang. Namun, beda lagi kalau menjadi penjaga gerai Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kabupaten Probolinggo.
Keharusan menunggu akan terbayar setimpal jika datang pengunjung istimewa. Itulah yang dirasakan Mutmainnah, petugas jaga gerai Dekranasda Kabupaten Probolinggo yang terletak di Kota Kraksaan.
Menurut Mutmainnah, yang berkunjung ke gerai Dekranasda tidak hanya orang biasa, tapi banyak juga pejabat Pemkab Probolinggo. Jika ada pejabat yang berkunjung, Mutmainnah mengaku senang. “Hal seperti ini yang membuat kami betah,” katanya.
Perempuan kelahiran 2 Februari 1991 itu mengatakan, yang terpenting baginya adalah melayani para customer dengan baik. Tidak hanya para pejabat, tapi juga masyarakat umum. Sama-sama harus dilayani dengan baik. “Pelanggan itu tamu kami. Dan tamu itu seperti halnya raja. Tentu bagaimana caranya kami melayani seorang raja,” pungkasnya. (maz/abh)
Keharusan menunggu akan terbayar setimpal jika datang pengunjung istimewa. Itulah yang dirasakan Mutmainnah, petugas jaga gerai Dekranasda Kabupaten Probolinggo yang terletak di Kota Kraksaan.
Menurut Mutmainnah, yang berkunjung ke gerai Dekranasda tidak hanya orang biasa, tapi banyak juga pejabat Pemkab Probolinggo. Jika ada pejabat yang berkunjung, Mutmainnah mengaku senang. “Hal seperti ini yang membuat kami betah,” katanya.
Perempuan kelahiran 2 Februari 1991 itu mengatakan, yang terpenting baginya adalah melayani para customer dengan baik. Tidak hanya para pejabat, tapi juga masyarakat umum. Sama-sama harus dilayani dengan baik. “Pelanggan itu tamu kami. Dan tamu itu seperti halnya raja. Tentu bagaimana caranya kami melayani seorang raja,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS