Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 19/11/2015 DRINGU – Sedikitnya 40 orang dari Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar) Hasil Per...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 19/11/2015
DRINGU – Sedikitnya 40 orang dari Kelompok Pengolah dan Pemasaran (Poklahsar) Hasil Perikanan mendapatkan pelatihan berupa bimbingan teknis (bimtek) peningkatan akses permodalan dari Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo.Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Pelayanan Usaha P2HP (Pengolah dan Pemasaran Hasil Perikanan) Diskanla Provinsi Jawa Timur Yuni Ningsih serta keluarga besar Diskanla Kabupaten Probolinggo.
Kepala Diskanla Kabupaten Probolinggo Dedy Isfandi melalui Kasi Penyuluhan dan Keterampilan Syafi’i mengungkapkan pelatihan ini digelar sebagai salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan kelompok, terutama yang berkaitan dengan modal. Disamping juga teknologi, akses pasar dan peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Poklahsar.
“Melalui pelatihan ini nantinya diharapkan poklahsar bisa mengakses permodalan melalui perbankan dengan bunga yang sangat ringan. Sebab poklahsar tidak bisa selalu mengandalkan bantuan modal dari Pemerintah Daerah,” harapnya.
Menurut Syafi’i, keberadaan modal memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan usaha kelompok. Semakin besar modal yang dimiliki, maka semakin besar pula peluang kelompok untuk memajukan usahanya. “Sebab modal merupakan salah satu unsur penting dalam pengembangan usaha sebuah kelompok,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini, para Poklahsar mendapatkan materi permodalan dari perbankan, kelembagaan oleh Diskanla serta klasifikasi kelompok berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, terutama pasal 298 ayat 5 yang menyebutkan bahwa hibah dan bantuan sosial (bansos) harus berbadan hukum oleh Diskanla Kabupaten Probolinggo. (wan/abh)


COMMENTS