Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 04/11/2015 KREJENGAN - Selain belajar di kelas, siswa punya kesempatan untuk bergabung dengan salah satu...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 04/11/2015
KREJENGAN - Selain belajar di kelas, siswa punya kesempatan untuk bergabung dengan salah satu organisasi yang ada di sekolah. Faridatul Asri, termasuk di antara siswa di SMKN 2 Kota Kraksaan yang gemar berorganisasi. Pilihannya adalah OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah).
“Pada dasarnya saya memang senang berorganisasi. Oleh karena itu saya sekarang bergabung dengan OSIS,” kata gadis asal Desa Karangren Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo ini.
Farida mengaku motivasinya berorganisasi adalah karena ingin menambah pengetahuan. Ia mengaku belajar banyak dari organisasi. Misalnya belajar manajemen waktu, belajar cara bersosialisasi yang baik maupun mengorganisir sebuah kegiatan. “Untuk mensukseskan sebuah kegiatan, kita perlu kerja sama,” ungkapnya.
Meski sibuk di organisasi, anak ketiga dari lima bersaudara ini menyatakan aktivitas belajarnya tidak terganggu. “Bagaimanapun sekolah tetap yang utama. Tapi soal waktu, bisa diatur agar bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. (maz/abh)
Rabu, 04/11/2015
KREJENGAN - Selain belajar di kelas, siswa punya kesempatan untuk bergabung dengan salah satu organisasi yang ada di sekolah. Faridatul Asri, termasuk di antara siswa di SMKN 2 Kota Kraksaan yang gemar berorganisasi. Pilihannya adalah OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah).
“Pada dasarnya saya memang senang berorganisasi. Oleh karena itu saya sekarang bergabung dengan OSIS,” kata gadis asal Desa Karangren Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo ini.
Farida mengaku motivasinya berorganisasi adalah karena ingin menambah pengetahuan. Ia mengaku belajar banyak dari organisasi. Misalnya belajar manajemen waktu, belajar cara bersosialisasi yang baik maupun mengorganisir sebuah kegiatan. “Untuk mensukseskan sebuah kegiatan, kita perlu kerja sama,” ungkapnya.
Meski sibuk di organisasi, anak ketiga dari lima bersaudara ini menyatakan aktivitas belajarnya tidak terganggu. “Bagaimanapun sekolah tetap yang utama. Tapi soal waktu, bisa diatur agar bisa berjalan beriringan,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS