Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 25/11/2015 SUMBERASIH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan UKM (Usah...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 25/11/2015
Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta terdiri dari koperasi dan UKM ini dihadiri narasumber yang berasal dari Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur dan perbankan (Bank Jatim, Bank UMKM dan BRI).
Kepala Bidang Permodalan dan Pengendalian Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Umu Fatmah mengungkapkan sosialisasi ini bertujuan untuk memfasilitasi permodalan bagi koperasi dan UKM di luar APBD Kabupaten Probolinggo. Sehingga nantinya semua gerakan koperasi dan UKM tidak mengalami kendala dalam mengakses modal.
“Intinya dana bantuan modal dari APBD terbatas maksimal Rp 30 juta. Padahal UKM sudah ada yang besar dan membutuhkan modal yang besar pula. Selama ini kami sudah membantu, tapi karena usahanya sudah besar, otomatis modalnya juga besar. Sebab jika hanya mengandalkan dana APBD saja, maka tentunya UKM kesulitan untuk berkembang,” ujarnya.
Menurut Umu, sosialisasi ini dilakukan supaya para pelaku UKM dan koperasi bisa mengenal lebih dekat pihak perbankan sebagai salah satu alternatif dalam mendapatkan modal usaha. Sehingga nantinya usaha yang dijalankan bisa berkembang dan maju.
“Saya berharap agar dengan kegiatan ini, bagi pelaku UKM dan koperasi yang sudah bisa meningkatkan usahanya dapat mengakses permodalan kepada pihak perbankan dan dana bergulir. Yang jelas, para UKM dan koperasi kita latih secara bertahap. Tentunya yang sudah bagus dan memerlukan modal besar akan difasilitasi melalui dana Provinsi Jawa Timur dan perbankan,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS