Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 18/11/2015 PAKUNIRAN - Kepala Desa (Kades) adalah pemimpin untuk semua warga desa. Bukan hanya pemimpi...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 18/11/2015
“Do’akan para pemimpin agar senantiasa diberikan kemampuan dan kemudahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam melaksanakan program pemerintahan dan pembangunan di desa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Desa Patemon Kulon yang telah lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebelum jatuh tempo. “Perolehan PBB ini nantinya akan dipergunakan menjalankan pemerintahan dan program pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Bupati Tantri menegaskan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah membangun dan menyediakan fasilitas untuk tempat sekolah anak-anak generasi muda bangsa. Sehingga tidak ada alasan lagi anak tidak sekolah karena jauh dari lingkungan sekolah.
“Saya meminta kepada para orang tua agar mewarisi anak-anaknya dengan iman dan ilmu. Berikan pendidikan setinggi mungkin. Usahakan sampai kuliah agar menjadi manusia yang bermanfaat dan mulia.
Sementara Kades Patemon Kulon Muhammad mengatakan bahwa desanya masuk dalam daerah rawan banjir dan pada waktu musim kemarau membutuhkan suplay air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sehingga perlu adanya Sisten Penyediaan Air Minum (SPAM). “Produk unggulan disini adalah gula aren, mangga dan meubel. Untuk PBB, Alhamdulillah Desa Patemon Kulon sudah lunas 100 %,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut Kades Sogaan Kusmu mengusulkan agar tunjangan dinaikkan dan tidak menjadi satu dengan ADD (Alokasi Dana Desa). Disamping juga meminta tersedianya air bersih melalui pemanfaatan sumur bor.
Hal senada juga disampaikan oleh Gunggungan Kidul Jamil yang menyampaikan jika desanya saat ini sedang dilanda kekeringan dan membutuhkan air bersih. Sehingga dia mengusulkan pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Sedangkan Kades Kertonegoro Abd. Rahman menyampaikan perlunya aliran listrik di daerah-daerah yang belum ada listriknya. Disamping juga keberadaan sekolah madrasah dan pengaspalan jalan.
Terkait usulan tersebut Bupati Tantri menyampaikan bahwa permintaan sumur bor akan dikaji. Sebab pembuatan sumur bor tersebut harus diprogramkan 1 tahun sebelumnya. (wan/abh)


COMMENTS