Penulis : Wawan Bromo FM Selasa, 03/11/2015 KRAKSAAN - Memasuki awal Nopember 2015, harga komoditas pertanian lombok kecil sudah mula...
Penulis : Wawan Bromo FM
Selasa, 03/11/2015
KRAKSAAN - Memasuki awal Nopember 2015, harga komoditas pertanian lombok kecil sudah mulai merangkak naik, Selasa (3/11). Komoditas ini naik sebesar 25,0% dari Rp 8.000/kg menjadi Rp 10.000/kg.Kenaikan harga komoditas tersebut diketahui melalui survei yang dilakukan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Probolinggo. Disisi lain, harga sejumlah komoditas pertanian justru turun.
Komoditas pertanian yang harganya turun diantaranya beras Ir 64 Medium dari Rp 8.500/kg menjadi Rp 8.000/kg atau 5,9% dan lombok merah besar turun dari Rp 10.000/kg menjadi Rp 8.000/kg atau 20,0.
Sementara harga komoditas lain tidak mengalami perubahan harga dari minggu sebelumnya. Seperti, beras Ir 64 Super sebesar Rp 9.500/kg, beras Ir 64 Premium sebesar Rp 9.000/kg, jagung kuning pipilan kering sebesar Rp 5.000/kg, kedelai sebesar Rp 7.500/kg dan kacang hijau sebesar Rp 20.000/kg.
Selanjutnya bawang merah sebesar Rp 13.000/kg, bawang putih sebesar Rp 19.000/kg, kentang sebesar Rp 8.000/kg, tomat sebesar Rp 5.000/kg dan wortel sebesar Rp 15.000/kg.
Kepala Dispertan Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi mengatakan, perkembangan harga komoditas pertanian ini didapat dari kegiatan penyusunan informasi harga pasar. Dari hasil survei, hanya komoditas lombok kecil yang mengalami kenaikan harga.
“Kenaikan harga disebabkan menurunnya produksi di tingkat petani dan permintaan meningkat. Sementara penurunan harga disebabkan ketersediaan barang atau produk yang mencukupi permintaan pasar,” ungkapnya. (wan/abh)


COMMENTS