Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 11/11/2015 GENDING - Pengguna jalan raya Pantura sepertinya akan sering mengalami kemacetan hingga a...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 11/11/2015
Dari pantauan di lapangan, proyek peningkatan jalan ini dikerjakan mulai dari kawasan Desa Klaseman ke arah barat hingga Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending. Sesuai kontrak kerja, pengerjaan peningkatan struktur jalan itu harus selesai pertengahan Desember mendatang.
Pengerjaannya terbilang sangat lama, yakni 210 hari atau 7 bulan. Peningkatan struktur jalan itu tak hanya sekadar peninggian aspal. Sebelum ditinggikan, jalan sisi utara dikeruk terlebih dulu hingga kemudian dipadatkan. Selanjutnya barulah dilakukan pengaspalan. Itu dilakukan karena kondisi jalan itu bergelombang.
Pengawas Jalan Nasional Besar V Sony mengatakan, kegiatan peningkatan struktur jalan itu merupakan kegiatan pemerintah pusat. Dananya disalurkan melalui APBN 2015 sebesar Rp 13 miliar untuk perbaikan struktur jalan. Total, panjang jalan yang akan diperbaiki sekitar 2,5 kilometer. “Pengerjaannya sudah tertera di papan pengumuman dan sudah kami pasang di tepi jalan raya,” ujarnya.
Sony menjelaskan, semua kegiatan pembangunan di jalan itu satu anggaran. Mulai dari peningkatan struktur jalan, pembangunan saluran air dan pengerukannya. “Masa pengerjaannya harus selesai sebelum akhir Desember. Karena kegiatan itu menggunakan anggaran APBN 2015 dan harus selesai dipertanggungjawabkan sebelum akhir tahun,” terangnya.
Sementara itu, salah satu pengendara Ahmad Sobirin mengaku tidak mempermasalahkan perbaikan jalan tersebut. Karena menurutnya, saat ini memang jalur pantura butuh perbaikan. Terlebih jalur utara sepanjang pantura banyak yang bergelombang. “Tidak masalah meski macet, toh ini tidak selamanya mas,” kata pengemudi truk asal Situbondo ini.
Masalah hanya terjadi karena pengendara harus bersabar untuk saling bergantian melewati jalur yang sedang diperbaiki. Polisi terpaksa memberlakukan pola buka tutup jalan agar arus lalu lintas berjalan lancar. “Kalau bisa petugas lebih tegas untuk mengatur mereka agar lebih tertib. Karena masih sering kres dengan kendaraan dari arah berlawanan,” katanya. (maz/abh)


COMMENTS