Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 18/11/2015 KRAKSAAN - Anggota Komisi VIII DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Rabu (18/11) menggel...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 18/11/2015
Sosialisasi yang mengambil tema “Meneguhkan Pancasila Sebagai Way of Life Bangsa” ini diikuti oleh 100 orang peserta dari Kecamatan Kraksaan, Besuk dan Krejengan. Hadir sebagai narasumber Rektor Inzah Dr. Abdul Aziz Wahab, M.Ag dan moderator SMP Bilingual Boarding School (BBS) Hati Fathur Rozi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh, Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo KH Idrus Ali, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan H Nasrullah A. Suja’i dan Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil.
Dalam sambutannya H Hasan Aminuddin mengungkapkan bahwa Allah SWT akan mengangkat derajat siapapun karena iman dan ilmu. Sebab nasab tidak akan menjamin nasib seseorang.
“Gelar kesarjanaan apapun dan sesuai dengan perilakunya, maka nasib akan diberikan oleh Allah SWT. Dari nasib inilah yang nantinya akan mengantarkan nasab seseorang. Pertanyaannya, masih pentingkah Pancasila untuk diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Hasan menegaskan bahwa sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini salah satunya untuk mengenalkan Pancasila kepada masyarakat. Sebab yang melahirkan Pancasila bukan hanya Bung Karno (Presiden RI Soekarno, Red) saja, tetapi juga KH Wahid Hasyim seorang ulama NU.
“Anak muda calon generasi muda saat ini sudah berubah gaya hidupnya. Sifat gotong royong yang merupakan pengamalan dari sila-sila Pancasila sudah mulai bergeser. Hal ini perlu upaya agar budaya gotong royong ini bisa terus dilestarikan, utamanya para generasi muda,” jelasnya.
Suami Bupati Probolinggo ini menjelaskan bahwa zaman saat ini berkembang dengan pesat. Dimana ancamannya adalah kekuatan teknologi dan media. Padahal nasib bangsa bergantung kepada generasi muda.
”Ancaman hari ini begitu mengkhawatirkan yang dapat merusak moral calon pemimpin bangsa. Selamatkanlah anak-anak kita dari pergaulan yang salah dengan kesibukan sekolah,” tegasnya.
Sementara narasumber Dr Abdul Aziz Wahab, M.Ag mengungkapkan bahwa keberadaan Pancasila tidak bertentangan dengan syariat agama. Pancasila merupakan pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku. Sebab beragam suku tersebut tanpa Pancasila akan tercerai berai.
“Pancasila merupakan landasan pribadi bangsa dan sumber dari segala hukum perundang-undangan di Indonesia. Keberuntungan bagi masyarakat yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS