Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 29/11/2015 KRAKSAAN – Pengurus Daerah (PD) Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Prob...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 29/11/2015
Hal tersebut ditegaskan Ketua PD GPMB Kabupaten Probolinggo Adin Budi Satriyo. Menurutnya, GPMB akan berusaha untuk membantu program pengentasan buta aksara. Sebab dilatih membaca, menulis dan berhitung (calistung) seperti apapun kalau tidak dibiasakan membaca maka akan hilang lagi.
“Saat ini kami masih mencari embrio di masing-masing kecamatan dengan harapan bisa nge-link dengan camat dan kepala desa. Sebab selama ini komunikasi yang terjalin masih kurang. Hal inilah yang menyebabkan pelayanan perpustakaan belum maksimal,” ujarnya.
Menurut Adin, dalam rangka memfasilitasi masyarakat menumbuhkan minat baca, maka perlu dukungan dari tingkat kecamatan dan desa. “Tetapi yang jelas tugas kami adalah gerakan sosial membantu pemerintah daerah mempercepat menumbuhkan minat baca masyarakat. Sehingga semua pengurus dalam melaksanakan tugas harus ikhlas walaupun tidak ada imbalan apa-apa,” jelasnya.
Kepala SMAN 1 Gending ini menerangkan, saat ini pihaknya berupaya melakukan pendataan rumah baca di tiap-tiap kecamatan. Dari data tersebut kemudian ngelink ke perpustakaan di Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo.
”Selama ini fasilitas perpustakaan sudah ada, tetapi bahan bacaannya masih terbatas. Sehingga masyarakat merasa bosan karena koleksinya kurang. Dengan demikian mereka malas untuk datang ke perpustakaan. Dengan adanya tambahan bahan bacaan, diharapkan akan memotivasi masyarakat untuk membaca,” tegasnya.
Adin mengaku, selama ini yang menjadi kendala adalah masalah komunikasi. Ke depan pihaknya akan berupaya untuk intens menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Harapannya bisa membantu secepatnya meningkatkan IPM Kabupaten Probolinggo yang masih sangat rendah.
“Jika minat baca meningkat, maka pendidikan juga akan meningkat dan akan mendongkrak IPM Kabupaten Probolinggo. Sekecil apapun ada manfaat bagi Kabupaten Probolinggo. Harapannya ada cikal bakal perpustakaan baru. Yang sudah mati bisa menggalakkan kembali,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS