Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 01/11/2015 KRAKSAAN – Sebagai upaya memperkuat manajemen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), D...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 01/11/2015
KRAKSAAN – Sebagai upaya memperkuat manajemen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo memberikan fasilitasi pembinaan manajemen usaha. Fasilitasi tersebut meliputi aspek kewirausahaan, pemasaran, dan keuangan.“Untuk fasilitasi ini kami menyediakan layanan konsultasi melalui KKB (Klinik Konsultasi Bisnis) yang berada di Kecamatan Tongas,” ungkap Kepala Bidang Bina UKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Bambang Supriadi.
Sedangkan untuk pembinaan kepada para pelaku UMKM, khususnya yang sudah berbentuk kelompok atau sentra, kata Bambang, pembinaan dilakukan melalui cara pendampingan kepada 10 sentra UMKM.
Meliputi, sentra meubeler, sentra batik tulis, sentra handycraft dan meubeler bambu, sentra handycraft, aneka olahan makanan dan minuman, sentra aneka olahan strawberry, sentra konveksi bordir, sentra aneka olahan bawang goreng, sentra madu asli, sentra handycraft dan peralatan rumah tangga berbahan tanah liat dan sentra aneka olahan jamur dan makanan lainnya.
“Kepada 10 sentra UMKM ini kami memberikan pembinaan manajemen organisasi, usaha dan pemasaran. Sebab ini, rata-rata kualitas produk pelaku UMKM sudah bagus, tetapi manajemennya yang tidak bagus. Inilah yang saat ini sedang kami benahi secara bertahap,” jelasnya.
Lelaki kelahiran Malang, 10 Oktober 1960 ini menerangkan, pembinaan manajemen ini bertujuan supaya pelaku UMKM dalam melaksanakan kegiatan usahanya sudah memiliki dasar-dasar manajemen bisnis yang kuat. Sebab salah satu kelemahan UMKM adalah manajemennya.
“Dengan pembinaan manajemen ini diharapkan bisa menciptakan UMKM yang berdaya saing tinggi, bukan hanya di sisi kualitas produk, tetapi juga kualitas entrepreneurshipnya,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS