Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 25/11/2015 TONGAS - Dalam rangka memberikan bekal ketrampilan kepada para petambak dan istri petambak,...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 25/11/2015
Pelatihan dengan menggandeng Walmart Foundation, Sustainable Fisheries Partnership (SFP) dan Shrimp Club Indonesia (SCI) ini digelar di areal tambak udang Alim Muntasor di Desa Bayeman Kecamatan Tongas.
Kegiatan ini diikuti 100 orang peserta terdiri dari 50 orang petambak dan 50 orang istri petambak yang berada di daerah pesisir Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Gending dan Kraksaan. Selama pelatihan mereka melakukan praktik pengolahan ikan di tambak serta motivasi untuk menjadi seorang petambak yang sukses.
Sekretaris Jenderal SCI Wilayah Banyuwangi Agus Setiadi mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan dan pengetahuan tentang manajemen dan pengolahan hasil tambak. Sehingga mereka bisa meningkatkan produksinya dan mengolah hasil tambak untuk memberkan nilai tambah.
“Kami berharap dengan pelatihan ini petambak mendapatkan pengetahuan sehingga bisa berbudidaya dengan lebih baik. Dan istri petambak dapat meningkatkan gizi keluarga. Minimal dengan olahan itu, anak-anak bisa terpenuhi gizinya,” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Budidaya Perikanan Diskanla Kabupaten Probolinggo Hari Pur Sulistiono mengungkapkan, pelatihan ini dimaksudkan meningkatkan pengetahuan dan motivasi petambak tradisional untuk mengelola tambaknya secara lebih baik sehingga bisa meningkatkan produktivitas tambak dan pendapatannya.
“Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan motivasi agar para petambak mempersiapkan lahan yang baik sebelum memulai usahanya. Sebab udang membutuhkan tempat yang layak agar hasilnya maksimal,” katanya.
Untuk para istri petambak jelas Ipung, pelatihan ini dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola hasil tambak. Paling tidak bisa menambah gizi keluarga.
“Pelatihan ini diharapkan bisa menambah pendapatan keluarga melalui hasil olahan tambak yang bisa dijual. Artinya selain untuk dikonsumsi sendiri juga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan keluarga,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS