Penulis : Dimaz Bromo FM Kamis, 19/11/2015 BESUK - Suhariyanto, (18) asal Dusun Batuan Desa Jambangan Kecamatan Besuk harus terba...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Kamis, 19/11/2015
BESUK - Suhariyanto, (18) asal Dusun Batuan Desa Jambangan Kecamatan Besuk harus terbaring dan dirawat di ruang Radiologi dan IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan, usai dikeroyok oleh sekelompok oknum organisasi kemasyarakatan (ormas) di desa setempat, Selasa (17/11) malam.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban Suhariyanto bersama rekannya Irwan dan empat teman lainnya asal desa yang sama bermaksud menghadiri istighotsah salah satu ormas, tepatnya di Desa Bago Kecamatan Besuk. Sedangkan korban dan 5 temannya tidak tergabung dalam ormas itu.
“Saat hendak pulang, korban dan temannya dipukuli gerombolan orang dengan alat seperti kayu dan papan. Korban mengalami luka di bagian kepala belakang, wajah dan tangan yang memar,” kata Mulyono, Kades Jambangan saat ditemui di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Peristiwa itu kata Mulyono, diawali terjadinya serempetan antara salah satu warga Jambangan dan oknum salah satu anggota ormas. Akhirnya, korban Suhariyanto bersama kelima temannya mengejar oknum anggota ormas itu dan mbleyernya. Kemudian, korban Suhariyanto dan temannya pun melaju terus meninggalkan anggota ormas tersebut.
Tidak lama kemudian, datang segerombol oknum anggota ormas. Mereka pun langsung mengeroyok keenam warganya. Empat warganya berhasil melarikan diri, tapi tidak korban Suhariyanto dan Irwan. Dua warganya itu dikeroyok dan ditinggalkan begitu saja di tingkungan jalan desa itu.
Kapolsek Besuk AKP Muhammad Dugel yang sempat mengantar korban Suhariyanto ke IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan mengaku jika pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih akan memeriksa beberapa saksi.
“Penyelidikan tetap berlanjut. Dan kami masih akan meminta keterangan dari korban. Untuk sementara ini korban masih menjalani perawatan dan belum bisa memberikan keterangan,” katanya. (maz/abh)
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi saat korban Suhariyanto bersama rekannya Irwan dan empat teman lainnya asal desa yang sama bermaksud menghadiri istighotsah salah satu ormas, tepatnya di Desa Bago Kecamatan Besuk. Sedangkan korban dan 5 temannya tidak tergabung dalam ormas itu.
“Saat hendak pulang, korban dan temannya dipukuli gerombolan orang dengan alat seperti kayu dan papan. Korban mengalami luka di bagian kepala belakang, wajah dan tangan yang memar,” kata Mulyono, Kades Jambangan saat ditemui di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
Peristiwa itu kata Mulyono, diawali terjadinya serempetan antara salah satu warga Jambangan dan oknum salah satu anggota ormas. Akhirnya, korban Suhariyanto bersama kelima temannya mengejar oknum anggota ormas itu dan mbleyernya. Kemudian, korban Suhariyanto dan temannya pun melaju terus meninggalkan anggota ormas tersebut.
Tidak lama kemudian, datang segerombol oknum anggota ormas. Mereka pun langsung mengeroyok keenam warganya. Empat warganya berhasil melarikan diri, tapi tidak korban Suhariyanto dan Irwan. Dua warganya itu dikeroyok dan ditinggalkan begitu saja di tingkungan jalan desa itu.
Kapolsek Besuk AKP Muhammad Dugel yang sempat mengantar korban Suhariyanto ke IGD RSUD Waluyo Jati Kraksaan mengaku jika pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih akan memeriksa beberapa saksi.
“Penyelidikan tetap berlanjut. Dan kami masih akan meminta keterangan dari korban. Untuk sementara ini korban masih menjalani perawatan dan belum bisa memberikan keterangan,” katanya. (maz/abh)


COMMENTS