Penulis : Dimaz Bromo FM Jum'at, 27/11/2015 SUKAPURA - Aktivitas Gunung Bromo yang saat ini mulai menyemburkan abu vulkanik me...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jum'at, 27/11/2015
SUKAPURA - Aktivitas Gunung Bromo yang saat ini mulai menyemburkan abu vulkanik membuat daerah sekitar diguyur abu vulkanik. Meski intensitasnya masih rendah, namun abu vulkanik ini sempat mengganggu aktivitas pelajar di lereng atas Gunung Bromo. Salah satunya seperti yang dialami para pelajar SDN Ngadisari 2 Kecamatan Sukapura.
Agar debu tidak terhirup, para pelajar ini memakai masker. Pasalnya, sejak tiga hari terakhir sekolah mereka diguyur abu vulkanik Gunung Bromo. Meski intensitas rendah dan hanya terjadi pada malam hari, namun pagi harinya sudah mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Mereka pun berdoa dengan harapan agar diberi keselamatan dan ketenangan dalam mengikuti proses belajar mengajar. Itu mereka lakukan, karena kegiatan belajar mereka di sekolah sejak tiga hari terakhir ini terganggu abu vulkanik. Bahkan, saat makan, tak jarang makanan bekal mareka pun menjadi kotor bercampur abu vulkanik.
Menanggapi hal ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membagikan masker kepada seluruh pelajar dan para guru.
“Melalui pembagian masker ini, diharapkan agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu, apalagi sampai menyebabkan gangguan kesehatan,” kata Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo.
Selain semburan abu vulkanis, aktivitas kegempaan Gunung Bromo juga meningkat. Bahkan, sejak tiga hari terakhir mulut kawah mulai menyemburkan abu vulkanik bercampur asap putih pekat berketinggian 150 meter.
Selain itu, meski cenderung tipis, namun abu vulkanik yang menghujani dua desa di Kecamatan Sukapura yakni Desa Ngadisari dan Ngadirejo menggangu aktivitas warga. Meski begitu, sampai saat ini status Gunung Bromo masih dalam level waspada. (maz/abh)


COMMENTS