Penulis : Wawan Bromo FM Rabu, 04/11/2015 DRINGU - Demi menjaga ekosisten laut yang rusak, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diska...
Penulis : Wawan Bromo FM
Rabu, 04/11/2015
DRINGU - Demi menjaga ekosisten laut yang rusak, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Probolinggo telah menenggelamkan 75 modul rumah ikan (fish apartment) di perairan pantai Desa Dringu Kecamatan Dringu. Rumah ikan tersebut ditenggelamkan di perairan kurang lebih 1 hektar dengan kedalaman 10 hingga 15 meter.Setelah berjalan kurang lebih 4 (empat) bulan, keberadaan fish apartement tersebut dilihat keberadaannya oleh Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang, Rabu (4/11). Dalam kesempatan tersebut, sebanyak dua orang dari BBPI Semarang melihat dari dekat perkembangan penenggelaman fish apartement tersebut sekaligus melakukan wawancara dengan sejumlah nelayan.
“Kedatangan kami bertujuan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus melihat langsung hasil kegiatan fish apartement yang ada di Kabupaten Probolinggo. Sampai sejauh mana tingkat pemanfaatan dan pengelolaannya,” ungkap Sutrisno, salah satu perwakilan dari BBPI Semarang.
Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Diskanla Kabupaten Probolinggo Wahid Noor Aziz memberikan apresiasi atas kedatangan perwakilan BBPI Semarang tersebut yang mau berkeliling memberikan informasi langsung kepada para nelayan terkait tujuan dan pemanfaatan fish apartement tersebut.
“Dengan kedatangan petugas BBPI Semarang ini, setidaknya masyarakat bisa memahami maksud dan tujuan dari pemanfaatan fish apartement. Apalagi fish apartement ini merupakan tempat berlindung, tempat tinggal dan berkembangbiaknya ikan serta habitat laut lainnya,” katanya.
Menurut Wahid, penenggelaman fish apartement ini bertujuan untuk menciptakan perlindungan biota laut, khususnya ikan sehingga dapat berkembang biak dan hidup dengan aman. Rumah ikan ini nantinya menjadi tempat tumbuhnya soft coral dan kerang-kerangan untuk dimakan ikan.
“Fish apartement ini berfungsi untuk melindungi beberapa jenis ikan dan juga bayi ikan. Bisa juga menjadi alternatif tempat tinggal ikan yang berada di sekitar wilayah perairan pantai Desa Dringu Kecamatan Dringu,” pungkasnya. (wan/ast)


COMMENTS