Penulis : Wawan Bromo FM Kamis, 26/11/2015 PROBOLINGGO – Salah satu kelemahan dari pemerintah desa/kelurahan terletak pada cara dan...
Penulis : Wawan Bromo FM
Kamis, 26/11/2015
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) memberikan pelatihan penguatan kapasitas pemerintah desa/kelurahan di gedung Djojolelono Kabupaten Probolinggo, Kamis hingga Senin (26-30/11) mendatang.
Pelatihan yang dibuka oleh Sekretaris Bapemas Kabupaten Probolinggo Suharto ini diikuti oleh 282 orang kepala desa se-Kabupaten Probolinggo yang dibagi dalam 3 (tiga) gelombang. Dalam kegiatan ini mereka mendapatkan materi dari Bagian Protokol dan Rumah Tangga Setda Kabupaten Probolinggo tentang Publik Speaking.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan aparatur pemerintah desa/kelurahan dalam menggali aspirasi masyarakat untuk berperan serta dalam membangun di desanya,” ujar Kepala Bidang Keswadayaan Masyarakat Bapemas Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.
Sementara Sekretaris Bapemas Kabupaten Probolinggo Suharto mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi belum optimalnya tingkat partisipasi dan swadaya masyarakat dalam pembangunan yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Seperti kemampuan SDM aparatur dalam menggerakkan masyarakat. Disamping juga sering terjadi komunikasi yang salah. “Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di tingkat desa,” katanya.
Suharto juga mengingatkan para kepala desa tentang penggunaan dana Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai dengan peruntukkannya. Sehingga seorang kepala desa diharapkan agar memprogramkan aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat yang riil.
“Diharapkan melalui pelatihan peserta dapat peka, jeli dan pintar menggali aspirasi masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan. Sehingga nantinya masyarakat merasa memiliki terhadap pembangunan di desa. Dengan demikian nantinya akan ikut memelihara karena sudah merasa memiliki,” harapnya. (wan/abh)


COMMENTS