Penulis : Wawan Bromo FM Minggu, 01/11/2015 BANTARAN - Piala Gubernur Jawa Timur U-17 sedianya digelar di Surabaya pada 10 Oktobe...
Penulis : Wawan Bromo FM
Minggu, 01/11/2015
Menyikapi pembatalan tersebut, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Probolinggo tetap berupaya melakukan pembinaan kepada para pemain dengan memaksimalkan potensi putra daerah.
“Kami sudah mendapatkan mandat agar tetap fokus kepada pembinaan dan pembenahan internal. Salah satu wujudnya adalah dengan menggelar kompetisi Divisi Utama dan Divisi II,” ujar Ketua Umum Askab PSSI Probolinggo Santiyono, Minggu (1/11).
Menurut Santiyono, pembinaan dilakukan untuk jangka panjang. Caranya dengan melakukan uji tanding dan evaluasi internal setiap dua minggu sekali. “Setiap dua minggu sekali kita kumpul dengan harapan lebih mematangkan kerangka tim yang sudah terbentuk dan persiapan kompetisi 2016 yang pelaksanaannya masih belum jelas,” terangnya.
Yang terpenting jelas Santiyono, pembinaan terhadap pemain tetap berjalan dengan baik. Bongkar pasang pemain itu sudah biasa dilakukan dalam setiap tim. “Tim yang terbentuk sudah bagus. Pembenahan yang dilakukan hanya menyangkut teknis, fisik, kedisiplinan, komunikasi antar pemain dan team work,” jelasnya.
Santiyono menegaskan bahwa pembinaan ini penting agar mampu menghasilkan pemain muda yang berkualitas. “Untuk tahun-tahun mendatang, kita akan memakai pemain-pemain muda. Tujuannya bukan untuk meraih kemenangan, tetapi lebih kepada pembinaan pemain muda,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS