Penulis : Dimaz Bromo FM Senin, 16/11/2015 SUKAPURA - Dari ketinggian antara 50 hingga 100 meter dari kawah Gunung Bromo, Senin (16...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin, 16/11/2015
SUKAPURA - Dari ketinggian antara 50 hingga 100 meter dari kawah Gunung Bromo, Senin (16/11), asap putih cenderung kelabu terus keluar dari kawah Gunung Bromo. Bahkan, arah asap yang sebelumnya ke barat daya, tepatnya Kabupaten Malang dan Pasuruan, kini justru mengarah ke barat terkadang cenderung ke arah utara atau sekitar anak tangga menuju puncak kawah Bromo.Tampak pada hari ini nyaris tidak ada satupun pengunjung dan warga yang berada di puncak Gunung Bromo. Pasalnya, asap yang bercampur air, belerang dan meterial vulkanik sangat membahayakan pengunjung.
Dari data Pos Pengamatan Gunung Api Bromo di Dusun Cemoro Lawang Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura menyebutkan bahwa seismograp menunjukkan telah terjadi gempa tremor menerus dengan amplitudo maksimal antara 0,5 sampai 6 mili meter dan dominan 4 mili meter. Selain itu juga terjadi gempa vulkanik dalam sebanyak 1 kali.
Ana Maria, salah satu pengunjung ssing dari Polandia mengaku tidak takut meski ke kawah Gunung Bromo. Hanya saja dia memakai masker dan penutup wajah. “Saya tidak takut meski ada kenaikan aktivitas gunung Bromo. Hanya saja saya membawa masker dan penutup wajah,” ujarnya.
Bagi wisatawan yang berada di puncak kawah gunung Bromo, bau belerang sangat terasa. Oleh karena itu harus disiapkan masker, penutup wajah dan jaket. Meskipun aktivitas gunung Bromo terus meningkat, tetapi pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNB-TS) selaku pengelola wisata Bromo tidak memberi himbauan berupa pengumuman lisan. (maz/abh)


COMMENTS