Penulis : Dimaz Bromo FM Senin, 30/11/2015 SUMBER – Sedikitnya 64 rumah di tiga desa di Kecamatan Sumber rusak akibat diterjang ang...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Senin, 30/11/2015
SUMBER – Sedikitnya 64 rumah di tiga desa di Kecamatan Sumber rusak akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (29/11). Meski tidak sampai menelan korban jiwa, tetapi angin puting beliung tersebut merusak bagian atap warga yang berada di Desa Sumber, Desa Tukul dan Desa Gemito. Akibat terjangan angin puting beliung tersebut, sejumlah warga di tiga desa tersebut harus melakukan perbaikan. Namun tidak sedikit diantara mereka yang masih membiarkan rumahnya tersebut lantaran tidak mempunyai biaya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, angin puting beliung sendiri diawali dari datangnya hujan deras sekitar pukul 14.45. Tak lama berselang, hujan deras itupun dibarengi dengan datangnya angin yang sangat besar.
Angin yang biasa disebut dengan angin puting beliung itu mulai merusak lahan pohon pinus yang ada di Dusun Sumber Desa Sumber. Selanjutnya terus merangkak naik ke atas hingga ke permukiman warga hingga ke Dusun Tempuran Desa sumber. Tidak hanya itu, angin ribut itu berlanjut hingga desa Tukul, tepatnya di Dusun Pelapah hingga berlanjut ke Desa Gemito. Dalam kurang lebih dari 10 menit angin ribut itu telah merusak sedikitnya 64 rumah.
Salah satu warga di Dusun Tempuran, Pak Min mengungkapkan, kejadian itu bermula saat adanya hujan deras. Tidak lama berselang, hujan itu disertai dengan angin kencang. “Anginnya kencang sekali dan berlangsung sangat cepat,” katanya.
Karena angin puting tersebut, dirinya langsung keluar rumah yang kebetulan saat itu ia bersama orang tuanya. “Harapan kami ada bantuan dari pemerintah untuk mengganti genteng, karena memang kami orang yang tidak mampu,” akunya.
Akibat dari peristiwa tersebut, listrik di Kecamatan Sumber mati total lantaran kabel listrik terkena pohon tumbang di Desa Sumber. Dari data yang dihimpun, jumlah rumah yang rusak berjumlah 43 rumah di Desa Sumber yang berada di Dusun Sumber dan Dusun Tempuran. Kemudian di Desa Tukul 13 rumah dan 8 rumah berada di Desa Gemito.
Sementara Camat Sumber Teguh Prihantoro mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mendata berapa banyak jumlah rumah yang rusak. Terutama di Desa Gemito Kecamatan Sumber. Hal itu dilakukan untuk proses pelaporan kepada Bupati Probolinggo.
“Jika sudah lengkap datanya, kami langsung melaporkan kepada Bupati Probolinggo. Termasuk langkah apa yang dilakukan selanjutnya menunggu petunjuk dari Bupati Probolinggo,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya bersama pihak terkait telah berkooridinasi untuk langkah selanjutnya. Seperti dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek dan Koramil. “Termasuk sebagian warga sudah dibantu untuk membersihkan dan memasang atap rumah,” jelasnya.
Kedepan lanjut Teguh pihaknya akan berkoordinasi dengan Perhutani Probolinggo. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pohon yang berada di dekat jalan dan yang berdekatan dengan kabel listrik PLN. “Harapan kami pohon yang ada di dekat jalan, nantinya akan ditebang untuk mengantisipasi adanya pemadaman listrik,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS