Penulis Dimaz Bromo FM Selasa 06/10/2015 KRAKSAAN - Masyarakat Kota Kraksaan mengeluhkan truk-truk galian C yang memadati sepanjang j...
Penulis Dimaz Bromo FM
Selasa 06/10/2015
Pengamatan di lapangan, di sepanjang jalan sejak masuk perbatasan Kota Kraksaan di Desa Kebonagung hingga jalan Panglima Sudirman Kelurahan Semampir, memang cukup padat oleh lalu lalang truk bermuatan material hasil galian C.
Selama ini, truk-truk besar muatan tanah uruk tersebut beriringan dan berurutan sehingga sering memacetkan jalan. Apalagi, laju dump truk tersebut tidak bisa cepat maka dampaknya adalah kemacetan.
Tidak hanya terjadinya kepadatan jalan, tetapi juga mengancam keselamatan nyawa pengguna roda dua di jalan raya tersebut. Pasalnya, dengan bak truk terbuka yang tidak ditutup dengan terpal secara rapat, tanah uruk yang menjadi muatan truk tersebut mudah jatuh ke jalan.
Kondisi ini diperparah dengan muatan yang melebihi bak truk. Tentu saja, ceceran tanah itu membuat licin permukaan aspal, yang tentunya akan mengganggu pengendara. “Saya tadi hampir jatuh karena menghindari tanah uruk yang jatuh dari truk itu. Untung masih menghindar,” tutur Ridwan, salah satu pengendara motor.
Ia meminta kepada pihak terkait agar menertibkan truk-truk itu dan berharap Pemkab Probolinggo dapat memberikan perhatian dan segera memberikan solusi. “Harus ada solusi yang tepat, karena ini menyangkut orang banyak. Truk galian C ini beroperasi setiap hari mulai sejak pagi sampai malam hari,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Semisal Satlantas Polres Probolinggo dan Satpol PP untuk menertibkan kendaraan yang muatannya melebihi kapasitas. Sebab, jalan panglima Sudirman Kota Kraksaan merupakan jalan nasional. Yang tentunya harus melibatkan instansi lain untuk menertibkannya.
“Kami masih akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sebab penertiban angkutan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab Dishub saja. Kalau terbukti bersalah tentunya akan kami tindak dengan tegas,” ungkapnya. (maz/abh)


COMMENTS