Penulis Dimaz Bromo FM Jumat 09/10/2015 KRAKSAAN - Kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis p...
Penulis Dimaz Bromo FM
Jumat 09/10/2015
Diketahui, harga pertamax dari Rp 9.250 turun menjadi Rp 9.000 per liter. Sedangkan pertalite turun dari Rp 8.400 menjadi Rp 8.300 per liter. Adapun untuk harga premium, tetap seperti semula. Harga tersebut efektif turun sejak 1 Oktober 2015. Dan hal ini disambut gembira masyarakat, termasuk di Kota Kraksaan.
Namun, kegembiraan tersebut tak bersambut dengan ketersediaan jenis BBM yang turun harga itu. Warga Kraksaan banyak yang malah mengaku kesulitan mendapatkan pertamax di SPBU. Seperti diungkapkan Suja’i, seorang warga Kelurahan Semampir.
Tangki sepeda motornya terpaksa diisi BBM jenis premium. “Petugas pompa bensin bilang pertamax kosong sejak pukul 10.00 pagi tadi,” katanya.
Semua SPBU di jalan pantura di wilayah Kabupaten Probolinggo tidak melayani penjualan Pertamax dan Premium. Solar juga susah didapat di SPBU yang berada di wilayah barat Kabupaten Probolinggo.
Berdasarkan pantauan, salah satu SPBU besar di Desa Banjarsari Kecamatan Sumberasih juga kehabisan stok solar. Tak ayal hal ini membuat banyak kendaraan besar seperti truk dan bus yang terpaksa balik arah, karena terpampang stok solar habis.
Selain itu, banyak SPBU di Kabupaten Probolinggo lainnya yang juga memasang papan berisi pemberitahuan bahwa premium habis. “Premium habis. Kalau pertamax sudah kosong sejak tadi,” kata Sajad, manager SPBU di Kelurahan Semampir.
Terkait kelangkaan BBM jenis premium, pertamax dan solar, Humas Pertamina MOR V Heppy Wulansari menyangkal. Menurutnya, di Probolinggo terdapat 16 SPBU dan menurutnya hanya ada kekosongan BBM di SPBU 5467209 Kraksaan. Itu pun dikarenakan oleh pihak SPBU yang lupa melakukan SMS permintaan BBM ke Pertamina.
“Dan itu sudah kami komunikasikan ke depo BBM Surabaya group. SPBU tersebut juga akan kami tegur, supaya lain kali segera mengirimkan konfirmasi di saat stok BBM nya sudah menipis,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS