Penulis Wawan Bromo FM Sabtu 03/10/2015 KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menargetkan, 2019 mendatang bebas krisis...
Penulis Wawan Bromo FM
Sabtu 03/10/2015
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menargetkan, 2019 mendatang bebas krisis air bersih. Sehingga masyarakat Kabupaten Probolinggo tidak akan kesulitan air bersih lagi.Hal tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi. “Untuk mewujudkan target tersebut, butuh dukungan kerja sama dan sinergi dari semua pihak di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Menurut Dwijoko, upaya tersebut bisa dilakukan dengan memperbanyak sumur bor dan pipanisasi oleh DPU Cipta Karya, menyiapkan pemetaan daerah krisis air bersih oleh BPBD, memperluas jaringan pelanggan terutama ke daerah krisis air bersih oleh PDAM, memperbanyak program sumur bor oleh Dinas Pertanian serta pembangunan embung dan sumur bor oleh DPU Pengairan.
“Untuk sementara kita menggunakan hasil pemetaan krisis air bersih. Tahun depan akan kita kaji ulang. Ditambah dengan program-program yang sudah dilakukan Pemkab Probolinggo, termasuk memberikan pembinaan kepada HIPPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum),” jelasnya.
Mantan Camat Dringu ini menjelaskan, sasaran awalnya adalah 40 desa di 11 kecamatan yang saat ini masuk dalam kategori kering kritis. Tetapi tahun depan akan direvisi agar jumlah daerah yang mengalami kekeringan bisa berkurang.
“Nanti PU akan membuat grand design penanganan air bersih. Jadi nanti ketemu di dusun dan desa mana yang mengalami krisis air bersih dan satker mana yang menanganinya. Jadi ada sinergi, sebab selama ini ada program tapi sasarannya tidak terarah. Telah disepakati, data yang dipakai adalah data yang dimiliki oleh BPBD,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS