Penulis : Dimaz Bromo FM Minggu 18/10/2015 TONGAS - Keinginan pribadi dan keinginan orang tua, kadang tidak sejalan. Padahal, keingin...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Minggu 18/10/2015
TONGAS - Keinginan pribadi dan keinginan orang tua, kadang tidak sejalan. Padahal, keinginan pribadi itu dilakukan semata-mata untuk menyenangkan orang tua. Inilah yang dialami Nurhayati, salah satu guru di SMAN 1 Tongas.“Awalnya memang menjadi dilema, tapi dengan tetap mengikuti restu orang tua, jalan menuju keberhasilan itu pasti akan ditemukan. Tentu harus diimbangi dengan kemauan untuk berubah menjadi keberhasilan,” katanya.
Anak pertama dari dua bersaudara ini bercerita, disaat dirinya masih di bangku SMA pernah kebingungan untuk memilih tempat kuliah. Dimana dirinya punya cita-cita ingin menjadi seorang bidan. Dengan minta restu dari orang tua dia mendaftarkan diri di salah satu universitas ilmu kebidanan di Jember.
“Alhamdulillah waktu mendaftar aku berhasil. Tapi sayangnya, ibuku tidak merestui. Dari hasilnya ibu menyarankan untuk kuliah pada keguruan, padahal dulu ingin jadi bidan,” ujarnya.
Namun karena demi membahagiakan orang tua, semua dijalani dengan ikhlas dan ikhtiar Akhirnya bisa berjalan dengan lancar. “Dia orang tua adalah pembuka rizki hidup kita,” kata alumnus UMM Jurusan Matematika yang lulus kurang dari empat tahun ini. (maz/abh)


COMMENTS