Penulis : Dimaz Bromo FM Selasa, 20/10/2015 GENDING - Saat ini jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo masih tersisa satu orang yang b...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Selasa, 20/10/2015
Selasa, 20/10/2015
Petugas Pendamping Kesehatan Indonesia asal Kabupaten Probolinggo dr Indah Veronika menyebutkan sudah menjadi kebijakan Saudi Arabia yang melarang jamaah kembali ke negara asal sebelum sembuh. “Disana dirawat intensif dan sebelum bertolak ke tanah air memang belum bisa dipulangkan karena alasan kesehatan,” ujarnya.
Menurut Indah, faktor usia menjadi alasan pula. Maklum jamaah perempuan itu sudah berusia lansia dan melaksanakan jamaah sendiri. “Tidak bersama suami. Ada mungkin kerabatnya yang menjadi wali. Terakhir kami periksa kondisinya memang masih lemah dan belum bisa berjalan,” jelasnya.
Indah menjelaskan, pemulangan akan dilakukan setelah tim dokter rumah sakit milik pemerintah Saudi Arabia menyatakan layak pulang. “Tunggu sembuhnya, ada petugas yang sudah berkoordinasi dengan pemerintah Saudi Arabia,” terangnya.
Sementara Kasi Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Muhlason menyebutkan jamaah yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit itu menjadi pantauan perwakilan Kementerian Agama RI yang ada di Jeddah.
“Disana ada petugas Kemenag yang sudah menjaga. Karena tidak hanya jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo saja yang dirawat dan belum diperbolehkan pulang. Sehingga pengawasannya dilakukan secara intensif,” ujarnya.
Menurut Muhlason, seluruh biaya perawatan rumah sakit akan ditanggung pemerintah Saudi Arabia. Sementara pemulangan jamaah haji akan ditanggung Kementerian Agama dengan koordinasi Konsulat Jendral RI di Jeddah.
“Nanti keluarga akan kami hubungi secara berkala terkait dengan perkembangan jamaah, termasuk kesiapan pulang ke tanah air setelah jamaah dinyatakan benar-benar sembuh,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS