Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 21/10/2015 KRAKSAAN - Piala Gubernur Jawa Timur U-17 sedianya digelar di Surabaya pada 10 Oktober l...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 21/10/2015
Pembatalan tersebut dipastikan setelah turunnya Surat Edaran (SE) dari tim transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang melarang diselenggarakannya kompetisi tersebut. Sebab kompetisi ini menggunakan dana APBD sebagai dana sponsor.
“Piala Gubernur resmi dibatalkan. Padahal sudah sempat ada technical meeting,” ujar Penanggung Jawab Persikapro U-17 kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar.
Sebagai obat rasa kecewa pemain, manajemen mengadakan try out melawan klub Banyuwangi United di lapangan Srono Kabupaten Banyuwangi, Minggu (18/10) sore. “Saya tahu betul anak-anak sangat kecewa. Maka dari itu untuk mengembalikan semangat mereka, kami bawa mereka ke Banyuwangi,” ungkapnya.
Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1. Sepanjang babak pertama dan kedua, Persikapro U-17 menguasai jalannya pertandingan. Gol pertama dilesakkan oleh Yasin pemain asal Persikapro U-17 pada menit ke-20. Namun berhasil dibalas tuan rumah pada menit ke-35. “Sebenarnya gol lawan sedikit kontroversial karena berbau offside,” kata anggota Exco Askab PSSI Probolinggo ini.
Dengan batalnya Piala Gubernur, otomatis tak ada kompetisi yang dapat diikuti Persikapro U-17 pada tahun ini. Namun dia menjamin para pemain akan tetap terus berlatih. Setidaknya satu kali dalam dua minggu. “Ini untuk menjaga kondisi dan permainan mereka agar tetap kompak,” katanya.
Chalid sendiri tak mau berspekulasi apakah akan ada kompetisi yang dapat diikuti oleh Persikapro U-17 atau tidak. Sebab kemungkinan itu tergantung perkembangan mediasi antara tim transisi bentukan Kemenpora RI dengan PSSI.
“Apakah akan ada win-win solution dalam kongres luar biasa (KLB) nanti atau bahkan akan dibentuk federasi sepakbola yang baru, semuanya masih mungkin. Namun saya berharap agar kisruh itu cepat usai, agar pembinaan pemain muda tidak menjadi korban,” katanya. (maz/abh)


COMMENTS