Penulis Dimaz Bromo FM Sabtu 03/10/2015 KRAKSAAN - Upaya pengendalian kebakaran di Kabupaten Probolinggo terus dilakukan. Salah satun...
Penulis Dimaz Bromo FM
Sabtu 03/10/2015
Seperti beberapa waktu lalu, salah satu yang menjadi langganan kebakaran di Kabupaten Probolinggo yakni bukit Bentar di Kecamatan Gending. Meski bukan menjadi tugas Pemkab Probolinggo, namun adanya kebakaran tersebut tentu berdampak pada kehidupan masyarakat di sekitar hutan.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa beberapa waktu lalu, pihak Satpol PP Kabupaten Probolinggo berencana untuk memasang papan larangan di sekitar lahan. Hal itu dilakukan untuk mengingatkan warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan melakukan pembakaran apa saja di sekitar hutan.
Sementara, Dinas PU Cipta Karya saat ini tengah melaksanakan kajian terhadap pemakaian hydrant di sejumlah kawasan Kabupaten Probolinggo. “Memang kami masih mengkaji soal pemakaian hydrant itu, tapi sekarang masih proses, hasilnya bagaimana belum tahu,” kata Kepala Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Probolinggo Prijono.
Meski demikian, dari hasil kajian yang dilakukan oleh pihak ketiga itu akan mengatur dan memetakan kondisi riil yang ada di Kabupaten Probolinggo. Artinya, dalam pemetaan nanti akan dilakukan pembagian wilayah, seperti wilayah timur, tengah dan barat. “Nanti akan dijadikan seperti itu, tidak hanya pembagian wilayahnya saja yang akan dikaji, tapi seluruh yang ada di dalamnya,” jelasnya.
Kajian itu juga akan melihat kondisi penduduk, kepadatan penduduk serta kondisi alam di sekitarnya. “Penduduknya berapa, airnya bagaimana itu nanti juga dikaji,” ujarnya.
Hal itu dilakukan untuk pembagian terhadap hydrant yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. “Apakah nanti dipasang satu hdyrant atau dua, nanti ketemunya dari kajian ini,” ungkapnya.
Ditanya akan penerapan hydrant sendiri, Prijono mengaku belum mengetahui secara detail, hanya saja saat ini yang paling diutamakan yakni penyelesaian kajian hidrant. “Kalau selesai itu baru bisa diketahui, termasuk nanti juga melihat anggaran yang ada, kalau misalkan mencukupi pasti kami akan realisasi,” pungkasnya. (maz/abh)


COMMENTS