Penulis : Dimaz Bromo FM Jumat 09/10/2015 BESUK – Suasana duka kembali menyelimuti rumah salah satu jamaah haji kloter SUB 48 asal Du...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Jumat 09/10/2015
Korban Masykur yang berangkat ibadah haji bersama istrinya Endang Sri Agustin, yang saat itu dinyatakan selamat dan melanjutkan proses ibadah haji. Sedangkan korban Masykur, dengan nomer paspor B1023173 telah dinyatakan meninggal.
Korban teridentifikasi oleh Kementrian Agama RI daerah kerja Mekkah Saudi Arabia, bersama korban lainnya Zaini Maulan Ishaq nomer paspor A6884560 asal Desa Liprak Kidul Kecamatan Banyuanyar.
Menurut Hj. Tititk Susilawati, kakak Masykur, terakhir dirinya berkomunikasi dengan korban sehari sebelum melaksanakan lempar jumroh. Saat melaksanakan lempar jumroh, Masykur sempat pamit ke keluarga dirumah.
“Setelah pelaksanaan lempar jumroh itu, kami putus komunikasi. Teleponnya tidak bisa dihubungi lagi sampai sekarang. Tadi malam kami mendapat kabar dari Bapak Saifullah, Ketua pemberangkatan haji Safara, kalau adik saya sudah meninggal,” katanya.
Sementara Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo Atok Illah mengungkapkan kepastian tersebut didapat dari rilis Kemenag RI bahwa dua jamaah haji yang hilang kontak sudah ditemukan meninggal dunia. Hal ini, setelah pemerintah melakukan investigasi ke kontainer tempat penyimpanan jenazah korban Mina.
“Jadi dua jamaah haji asal Probolinggo yang hilang kontak sudah teridentifikasi meninggal dunia. Jadi total 14 jamaah haji kloter 48 semuanya sudah meninggal,” jelasnya.
Dipastikan rombongan jamaah haji kloter SUB 48 Embarkasi Surabaya datang pada tanggal 18 Oktober 2015 di tanah air. Mereka akan disambut di obyek wisata Miniatur Ka’bah Desa Curahsawo Kecamatan Gending. (maz/abh)


COMMENTS