Penulis : Dimaz Bromo FM Rabu, 14 Oktober 2015 KRAKSAAN - Bulan-bulan ini adalah kabar baik karena mangga arum manis khas Kabupaten P...
Penulis : Dimaz Bromo FM
Rabu, 14 Oktober 2015
KRAKSAAN - Bulan-bulan ini adalah kabar baik karena mangga arum manis khas Kabupaten Probolinggo sudah mulai mengisi berbagai sudut kota di Indonesia. Bahkan buah yang memiliki nama latin Mangifera Indica L tersebut sudah dapat dijumpai di negara lain, semisal Singapura dan Hongkong.Buah mangga semakin banyak dikonsumsi masyarakat karena tingkat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan yang semakin tinggi. Selain daging buahnya terasa manis dan segar, mangga dikenal kaya serat yang baik bagi kesehatan jantung, melancarkan pencernaan dan menurunkan kolesterol serta masih banyak lagi khasiat lainnya. Sehingga, tidak hanya biasa menjadi tanaman perindang halaman bagi sebagian anggota masyarakat dan sekadar dinikmati buahnya.
Abdul Azis, warga Desa Mojolegi Kecamatan Gading, salah satu petani sekaligus pengekspor mangga mengatakan arum manis dikenal atau bahkan disebut-sebut sebagai mangga ternikmat di antara varietas-varietas mangga di seluruh nusantara. Namun tidak semua orang mengetahui bahwa buah ini asli berasal dari Kabupaten Probolinggo. Mangga Arum Manis adalah satu jenis mangga yang cukup terkenal di samping mangga-mangga unggulan Indonesia, seperti mangga Indramayu, mangga Gedong dan mangga Gedong Gincu.
“Mangga arum manis disukai banyak kalangan, termasuk oleh warga Singapura dan Hongkong. Sebab, mangga arum manis asal Kabupaten Probolinggo mempunyai tekstur dagingnya lembut, tahan lama dan manis,” katanya.
Di Kabupaten Probolinggo, pohon mangga merupakan tanaman pekarangan yang tumbuh subur di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo. Berdasarkan data Dinas Pertanian (Dispertan), jumlah pohon mangga mencapai 990.964 pohon dengan tanaman produktif sebanyak 331.769 pohon. Dari sejumlah pohon tersebut, produksinya mampu mencapai 239.667 ton per tahun.
“Mangga Arum Manis adalah mangga asli dan menjadi andalan Kabupaten Probolinggo. Buah ini sudah bisa dipanen sejak Agustus lalu. September hingga November merupakan puncak panennya,” ujar Kepala Dispertan Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi.
Hasil produksi perkebunan ini begitu melimpah dan membanjiri pasaran. Selain dijual di jalur pantura di sepanjang ruas Kecamatan Tongas, oleh UKM binaan Dinas Perindustiran dan Perdagangan (Disperindag), mangga Kabupaten Probolinggo juga membanjiri pasar Pulau Jawa hingga ke Jakarta. Tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, buah ini juga diekspor ke Singapura dan Hongkong. (maz/abh)


COMMENTS