Reporter : Syamsul Akbar Selasa, 27 Oktober 2015 DRINGU - Kantor Arsip Daerah (Kanarda) Kabupaten Probolinggo mulai kesulitan menge...
Reporter : Syamsul Akbar
Selasa, 27 Oktober 2015
Selasa, 27 Oktober 2015
DRINGU - Kantor Arsip Daerah (Kanarda) Kabupaten Probolinggo mulai kesulitan mengelola arsip-arsip yang harus disimpan. Sebab gedung penyimpanan yang tersedia sudah mulai overload. Keberadaan gedung baru pun sangat dibutuhkan.
Saat ini Kanarda memiliki ruang arsip dengan ukuran sekitar 200 meter persegi. Ruangan seluas itu tidak bisa menampung seluruh arsip yang harus diamankan. Ruangan tersebut bisa menampung hingga 20 ribu berkas. “Padahal arsip yang harus disimpan sudah mencapai 23 ribu berkas,” kata Kepala Kanarda Kabupaten Probolinggo Dwi Hartono.
Selain di ruang tersebut, ada gedung penyimpanan lain yang dimanfaatkan. Misalnya sebuah gedung di kompleks rumah dinas Wakil Bupati Probolinggo. Kemudian di eks kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu. Namun semua gedung tersebut belum cukup untuk menyimpan arsip yang berasal dari seluruh SKPD di bawah Pemkab Probolinggo.
Dwi Hartono menyebut setidaknya butuh satu gedung lagi untuk lokasi penyimpanan arsip. Gedung tersebut diharapkan bisa menampung tambahan arsip hingga lima tahun mendatang. “Kalau gedung-gedung sekarang yang ada ini sudah tidak ada yang muat,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, pihaknya telah mengajukan pada Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya untuk membangun gedung baru. “Mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasi,” harapnya.
Jika pengajuan tersebut disetujui, lokasi yang direncanakan adalah di sekitar Kanarda saat ini. “Rencananya saya mau bangun di halaman depan. Tapi karena ada taman, kami ajukan di halaman belakang kantor,” tambahnya.
Pembangunan gedung baru yang diusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya tersebut dinilai sangat penting dilakukan. “Arsip ini penting dan semuanya ditempatkan disini. Kalau dipaksakan ditumpuk, khawatir tidak tersimpan dengan rapi. Karena itulah sudah seharusnya ada gedung penyimpanan baru,” pungkasnya. (wan/abh)
Saat ini Kanarda memiliki ruang arsip dengan ukuran sekitar 200 meter persegi. Ruangan seluas itu tidak bisa menampung seluruh arsip yang harus diamankan. Ruangan tersebut bisa menampung hingga 20 ribu berkas. “Padahal arsip yang harus disimpan sudah mencapai 23 ribu berkas,” kata Kepala Kanarda Kabupaten Probolinggo Dwi Hartono.
Selain di ruang tersebut, ada gedung penyimpanan lain yang dimanfaatkan. Misalnya sebuah gedung di kompleks rumah dinas Wakil Bupati Probolinggo. Kemudian di eks kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu. Namun semua gedung tersebut belum cukup untuk menyimpan arsip yang berasal dari seluruh SKPD di bawah Pemkab Probolinggo.
Dwi Hartono menyebut setidaknya butuh satu gedung lagi untuk lokasi penyimpanan arsip. Gedung tersebut diharapkan bisa menampung tambahan arsip hingga lima tahun mendatang. “Kalau gedung-gedung sekarang yang ada ini sudah tidak ada yang muat,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, pihaknya telah mengajukan pada Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya untuk membangun gedung baru. “Mudah-mudahan tahun depan bisa direalisasi,” harapnya.
Jika pengajuan tersebut disetujui, lokasi yang direncanakan adalah di sekitar Kanarda saat ini. “Rencananya saya mau bangun di halaman depan. Tapi karena ada taman, kami ajukan di halaman belakang kantor,” tambahnya.
Pembangunan gedung baru yang diusulkan ke Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya tersebut dinilai sangat penting dilakukan. “Arsip ini penting dan semuanya ditempatkan disini. Kalau dipaksakan ditumpuk, khawatir tidak tersimpan dengan rapi. Karena itulah sudah seharusnya ada gedung penyimpanan baru,” pungkasnya. (wan/abh)


COMMENTS